Monthly Archive July 2018

ByHumas

Kerajaan Dongeng di TKIT Albanna

Pagi yang cerah, secerah hati siswa-siswi dan para guru TKIT Albanna. Karena pada pagi hari ini tadi, Kak Wawan datang berkunjung. So, siapa sih Kak Wawan itu? Kenapa semua gembira karena kedatangannya? tik tok…tik tok… Yupppss.. Beliau adalah Kak Wawan dari Kerajaan Dongeng yang terkenal itu lho. Wah, pagi-pagi sudah didongengin cerita, pasti excited banget kan? Agar ikut gembira, Yuk kita ikuti keseruannya!

Kak Wawan saat mendongeng di TKIT Albanna

Kamis, 26 Juli 2018, TKIT Albanna yang bekerjasama dengan Lembaga Dompet Sosial Madani (DSM), mengadakan kegiatan Dongeng Kemanusiaan Bantu Sekolah yang di sampaikan oleh Kak Wawan dari Kerajaan Dongeng. Dengan setting acara yang sederhana, anak-anak dan para asatidznya tetap mengikuti dengan sangat antusias. Tema dongeng kali ini adalah “berani ke sekolah”.

Dengan pembawaan yang lucu dan ceria, Kak Wawan memulai dongennya tentang si aziz kecil dengan menirukan suara-suara burung yang menggambarkan suasana di pagi hari di sekitar rumah aziz. Tokoh aziz ini sendiri adalah seorang anak pra-sekolah yang termotivasi untuk segera bersekolah.

Kak Wawan menyampaikan dongeng dengan bahasa, gesture(gerakan tubuh), mimik wajah serta gimmick-gimmick yang menghibur, namun tetap memberi pesan moral yang utama yaitu motivasi untuk belajar dan berani masuk sekolah. Siswa-siswi TKIT Albanna terlihat khusyu’ menyimak dongeng sambil sesekali tertawa dan mengikuti gerakan Kak Wawan ketika bercerita.

Kak Wawan dengan salah satu tokoh bonekanya yang disebut “si kakek”

Selain mendengarkan dongeng, anak-anak juga diajari dan diajak untuk bersedekah, berbagi rezeki diakhir kegiatan tersebut yang difasilitasi oleh DSM. DSM sendiri adalah lembaga sosial terpercaya yang berkomitmen pada sosial kemanusiaan dan sudah terlibat dalam berbagai hal bantuan kemanusiaan baik tingkat nasional maupun internasional.

Well, mudah-mudahan kisah dari Kak Wawan bermanfaat dan menginspirasi anak-anak TK Albanna supaya lebih giat belajar. Makasih ya Kak Wawan dan DSM. See you next time!!(hby).

“to be inspired is great, to inspire is incredible..”

ByHumas

MUQOYYAM AL QUR’AN DAN TES DIAGNOSTIK SMAIT ALBANNA

Menyambung kegiatan MPLS di pekan pertama yang seru dan berwawasan, di pekan kedua SMAIT Albanna mengadakan kegiatan Muqoyyam Al Qur’an dan Tes Diagnostik. Kegiatan ini diselenggrakan oleh pihak sekolah berkolaborasi dengan team Al Qur’an “UMMI” SMA dan diikuti secara bergiliran oleh seluruh jenjang kelas mulai dari kelas X sampai XII. Dimulai pada tanggal 23 Juli 2018, program ini akan berlangsung selama satu pekan. Untuk kegiatan muqoyyam ini ditujukan untuk menguatkan kembali bacaan Al Qur’an siswa-siswi SMAIT Albanna setalah masa liburan.

salah satu kajian dalam Muqoyyam Qur’an

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Sekolah SMAIT Albanna, Ibu Rury Subiantoro, S.Pt, M.Pd bahwa sebagai sekolah yang memiliki salah satu program utama yaitu Tahfidzul Qur’an, maka kegiatan muqoyyam ini berfungsi untuk merefresh pelajaran dan standar bacaan al qur’an siswa siswi setelah masa liburan, serta menuntaskan bacaan bagi yang belum selesai sebelum mereka memulai tahap tahfidz. ” Jadi sebelum mengawali semua pelajaran, dari awal mereka harus selesaikan dulu bacaannya, memperbaki hafalannya yang lupa, dan mengingatkan kembali tentang bacaan Qur’an yang telah dipelajari,” kata Ibu Rury.

“Dan untuk kelas X, karena asalnya beragam ada yang dari luar albanna, dari sekolah negeri, kalau bisa kita samakan terlebih dahulu sehingga semangat untuk belajar Al Qur’annya sama, sebegai pemanasan sebelum memulai pembelajaran”, lanjutnya.

Program muqoyyam ini diisi dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan Al Qur’an, seperti muroja’ah, setoran bacaan, setoran hafalan, dan kajian-kajian mengenai Al Qur’an.

Moqoyyam al qur’an sendiri adalah kegiatan yang sudah rutin diadakan tiap tahunnya oleh masing-masing unit pendidikan Yayasan Albanna. Dengan metode belajar al qur’an “UMMI” siswa –siswi dididik untuk menguasai baca dan hafal al qur’an dengan sangat baik. Jenjang level yang komplit dan kontinuitas, membuat metode UMMI memiliki pembelajaran yang terstruktur dengan kompleks, sehingga memudahkan para murid untuk menguasai bacaan al qur’an.

Tes Diagnostik

Berbeda halnya dengan muqoyyam, tes diagnostik ini diperuntukkan untuk siswa kelas XI dan XII saja. Tes ini difungsikan sebagai pemetaan awal untuk mengukur kemampuan akademis siswa-siswi sehingga dapat dijadikan acuan kebutuhan belajar peserta didik selama satu tahun pelajaran.

suasana tes diagnostik di salah satu ruangan SMAIT Albanna

” tes ini untuk mengetahui kondisi awal, update-nya, terutama kelas XI dan XII. Untuk kelas XII, kita pakai sebagai data awal sebelum melaksanakan bimbel untuk mengetahui kondisi peserta didik, kekurangannya dimana, dan untuk kelas XI nya, agar bisa tahu, bisa menata jauh-jauh hari kebutuhan belajar masing-masing,  sebelum memasuki kelas XII, jadi dimulai dari kelas XI sekarang,” jawab Ibu Rury ketika ditanya tentang tujuan tes diagnostik tersebut.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah kepada civitas SMAIT Albanna, umumnya seluruh Yayasan Albanna. Aamiin.(hby)

ByHumas

Keseruan MPLS bagi Peserta Didik baru di Albanna School

Assalamualaikum,

Wahai para Sahabat Albanna, Pekan pertama masuk sekolah di Yayasan Albanna telah berlalu. Siswa dan siswi seluruh unit pendidikan di Yayasan Albanna mulai dari KB-TK sampai SMA sudah memulai aktivitas mereka kembali di sekolah tercintanya. Dan tentunya, perhatian utama kita tertuju kepada peserta didik baru yang akan memulai petualangan belajarnya di Yayasan Albanna. Setiap unit pendidikan mengadakan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS mulai tanggal 16-20 Juli 2018. Apa saja sih kegiatan MPLS mereka? Ingin tahu keseruannya? Let’s cekidot!

KB-TKIT

KB-TK Albanna menyambut siswa siswi baru dengan suasana yang sederhana, cair, dan ceria. MPLS pun dilalui dengan berbagai macam kegiatan baik outdoor maupun di dalam kelas. Had a very nice day!

penyambutan siswa siswi baru dan pembukaan MPLS di TKIT Albanna

 

SDIT

Suasana yang meriah dan istimewa hadir di lingkungan SDIT Albanna di hari pertama. Bagaimana tidak, dengan tema profesi, para guru menyambut para siswa-siswinya dengan berpakaian ala profesional di bidangnya, ada dokter,  arsitek, pilot, akademisi, koki dan banyak lagi. Belum lagi dengan iringan musik hadrah yang mengalun merdu dan dinamis. Well, tampaknya ini menjadi first day yang sangat berkesan bagi siswa siswi SDIT Albanna.

suasana halaman SDIT saat penyambutan siswa-siswi baru

kepala sekolah SDIT Albanna mengiringi rombongan siswa siswi baru

 

SMPIT

SMPIT Albanna menyambut siswa-siswi baru kelas VII dan membuka MPLS dengan formal style, yaitu dengan upacara di GOR Albanna School. Acara ini diakhiri dengan mushofahah antara guru dan murid. Well done!

suasana upacara penyambutan siswa siswi baru SMPIT Albanna

SMAIT

Nah, sedangkan SMAIT Albanna, mengadakan MPLS selama satu pekan pembelajaran yang dikemas dengan acara yang cool, elegant, and knowledgeable. Mulai dari sosialisasi dari kepolisian, kemudian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyuluhan kesehatan dari puskemas Denpasar Timur sekaligus inspeksi ke masyarakat tentang kebersihan dan jentik dan sosialisasi ekstrakurikuler. Well, semoga bermanfaat ya!

sosialisasi oleh kepolisian

sosialisasi oleh BPBD

penyuluhan puskesmas dan sosialisasi ekstrakurikuler

inspeksi oleh siswa-siswi bersama puskesmas ke warga sekitar

 

Well, that’s all we had one week ago. Seru kan? Untuk siswa-siswi baru semoga lancar proses adaptasi belajarnya dan sukses selalu untuk seluruh civitas Albanna. Aamiin.

Jangan lupa, Stay tuned disini ya untuk mendapatkan informasi dan cerita-cerita baru dari sekolah tercinta kita.(hby)

Wassalam.

 

ByHumas

Refleksi Guru : Cermin Terbaik Untuk Sang Anak

“Aku bukan seorang Guru, hanya sesama musafir yang kau tanyai arah, Aku menujuk ke arah depan — ke depan diriku sendiri dan ke depan dirimu.”

– George Bernard Shaw

Jika guru adalah hasrat, pola pemikiran, kebutuhan, minat, antusiasme, kebahagiaan, atau gaya hidup seseorang, maka guru sejatinya bukanlah sebuah profesi belaka, akan tetapi merupakan keniscayaan dan jati diri setiap manusia. Karena siapapun profilnya, apapun profesinya, dan dimanapun keberadaanya, setiap orang berakal adalah guru bagi dirinya pribadi maupun keluarga. Mengutip dari perkataan George B. Shaw di atas, maka makna guru bukan hanya tentang mengajar, tetapi yang utama adalah belajar untuk diri sendiri. Murid adalah investasi masa depan, bukan produk yang terbentuk seketika saat pembelajaran saja, akan tetapi berkembang waktu demi waktu hingga menjadi seorang yang Al insan Al kamil . Maka kesuksesan pembimbingan yang berkelanjutan ini dapat diukur dari pribadi pembimbing atau gurunya.

Sebuah proses pembelajaran bukan hanya apa yang dilakukan di dalam kelas ketika sang guru “memberi materi” namun juga dalam proses hidup keseharian.  Apakah sang guru adalah seorang guru di sekolah, orang tua, tetangga, atau tokoh agama ataukah seseorang yang dijadikan idola. Maka, sangat relevan dan logically manusia belajar dari orang-orang yang berinteraksi intens dengannya atau terinspirasi dari orang-orang tertentu yang ia idolakan.

Dalam sebuah film berjudul ‘KARATE KID”, salah satu kalimat dari Mr. Han aka Jacky Chan pada saat menolong Dre aka Jaden Smith, dia mengatakan “there are no bad students only bad teachers”. Jika kita artikan secara bahasa, maka akan berbunyi “tidak ada yang namanya murid buruk/jahat, tapi hanya ada guru yang buruk/jahat”. Representasi kata “buruk/jahat” ini tidak hanya seperti kejahatan kriminal akan tetapi lebih kepada sifat dan karakter.

Seorang guru tidak hanya mentransfer ilmu saja kepada muridnya. Akan tetapi sifat dan karakter yang dimiliki guru juga. Sehingga bisa dikatakan murid adalah cerminan gurunya. Entah guru itu adalah orang tuanya, gurunya di sekolah, dosennya di kampus ataukah pembimbingnya dalam hal kerohanian keagamaan. Mungkin bisa jadi bukan sebuah cermin utuh karena setiap manusia itu tentunya punya karakter masing-masing nan unik. Namun gambaran besar itu akan tetap ada. Bagaimana kita bisa mengetahuinya? Lihatlah ke dalam diri kita sendiri dan lihatlah juga pada guru kita itu maka kita akan menemukan kemiripannya.

Jika  kita menengok sekilas sirah nabawiy, kehidupan Rosululloh SAW kepada para Sahabat Beliau. Rosulullah tak hanya mengajarkan tentang iman, atau dogma agama saja kepada para Sahabat. Mereka justru belajar langsung dari kehidupan gurunya, Sang Rosul. Mereka melihat bagaimana Rosulullah SAW hidup dan bersikap pada orang lain. Bagaimana kasih itu mengalir dengan nyata dan bagaimana Beliau memilih untuk berjalan dalam kebenaran, kesabaran, dan akhlak yang Ia ajarkan di tengah-tengah kaum kafir Quraisy yang menentang dengan keras. Nabi Muhammad SAW bukanlah guru yang hanya mengatakan sesuatu tapi tak melakukannya. Rosulullah hadir untuk memperbaiki al akhlaqu al karimah. Dan memperbaiki akhlak hanyalah dengan memberi teladan.

Maka timbulah pertanyaan untuk diri kita, Sudahkah kita mengakui bahwa guru kita Rosul Muhammad SAW? Jika iya, sudahkah kita melihat kedekatan karakter dan pola hidup kita seperti Beliau? Karena kitalah para guru dan orangtua jembatan paling dekat dari ilmu Rosulullah kepada anak didik kita. Bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang dekat dengan Allah dan RosulNya adalah cerminan dari para guru, orang tua dan idolanya yang beriman dan bertakwa.

Mari doakan para anak didik kita, selepas mereka naik ke jenjang-jenjang berikutnya, ketika kita sudah tidak lagi berinteraksi langsung dengan mereka, doa yang terbaik, doa yang selalu terlantun dalam setiap munajat kita. Karena hati Rosulullah selalu terpaut dengan para Sahabatnya dimanapun mereka berada. Begitupun hati kita, akan selalu terpaut dengan anak didik kita melalui perantara ketakwaan kepada Allohu Al Kariim.(hby)

“……yang paling hebat dari seorang guru, adalah medidik. Dan rekreasi yang paling indah adalah mengajar.”

KH. Maimun Zubair

ByYayasan Albanna

PAUD Albanna, Tanamkan Cinta Al-Quran Sejak Dini

Hubbul Qur’an dan Munaqosah PAUD Albanna, Cinta Al-Quran Sejak Dini dengan metode Ummi. Anak-anak begitu antusias dan senang ketika dikenalkan quran dan dimotivasi untuk cinta quran. Belajar membaca quran dengan benar dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

paud islam di bali paud albanna (1)