Monthly Archive August 2018

ByHumas

Qurban Tanda Cinta: Cinta Allah, Cinta Sesama

ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَالَ وَرَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَسَمَّى وَكَبَّرَ

Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata : “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).

Alhamdulillah, Puji Syukur kepada Allah SWT yang melimpahkan nikmat iman dan kebahagiaan kepada seluruh umat islam di penjuru dunia dalam suasana “Idul Adha Mubarak”, tak terkecuali Keluarga Besar Sekolah Albanna dan masyarkat sekitar. Sehari setelah pelaksanaan sholat ‘Idul Adha, yaitu pada Kamis, 23 Agustus 2018 M/11 Dzulhijjah 1439 H, Sekolah Albanna yang didukung oleh Dompet Sosial Madani Bali melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban. Bertempat di kawasan Sekolah Albanna, acara ini dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, osis SMP dan SMA, maupun masyarakat sekitar.

Tahun ini, Sekolah Albanna menerima total hewan kurban sebanyak 69 ekor, dengan rincian kambing 63 ekor, dan sapi 6 ekor. Pelaksanaan pemotongan dimulai pukul 07.15 WITA. Seluruh guru, pegawai, dan masyarakat sekitar turut bergotong-royong melaksanakan segala proses pemotongan hingga penyaluran. Penyaluran daging kurban dilakukan secara merata kepada pengkurban, guru dan pegawai, masyarakat sekitar, juga melalui DSM yang menyalurkan ke pelosok-pelosok daerah.

Hari raya ‘Idul Adha merupakan salah satu hari raya terbesar umat islam, bahkan lebih besar dari ‘Idul Adha. Kenapa? Karena berkenaan dengan pelaksanaan ibadah haji seluruh umat islam di dunia serta adanya ibadah udhiyah (kurban). Tak diragukan lagi, udhiyah adalah bentuk ibadah pada Allah dan pendekatan diri pada-Nya, juga dalam rangka mengikuti ajaran Nabi kita Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang tesambung dari sejarah besar dari Nabi Ibrahim AS. Kaum muslimin sesudah beliau pun melestarikan ibadah mulia ini yang telah menjadi bagian dari syari’at Islam.

Kegiatan ini diakhiri dengan santap siang bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proses udhiyah ini.

Semoga Allah SWT menerima kurban yang telah dikeluarkan, dan melimpahkan pahala yang besar kepada pengkurban, serta semua yang turut terlibat dengan niatan fi sabilillah dan harapan ridho Allah. Semoga Allah SWT menerima ibadah haji seluruh umat islam tahun ini dan menjadikannya haji yang mabrur. Aamiin.

ByHumas

Workshop Neurosains bersama Dr. Anne Gracia

We worry about what a child will become tomorrow,
yet we forget that he is someone today.
-Stacia Tauscher-

Pendidikan anak di usia dini sangatlah penting untuk dipahami. Bagaimana tidak, di masa ini banyak orang tua telah “menyibukkan” buah hatinya dengan berbagai kegiatan dengan ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya. Namun seringkali tahapan-tahapan dasar dalam tumbuh kembangnya terlewatkan dengan kesibukan atau aktifitas belajar yang tidak proporsional di usianya.

Tentu saja, keinginan setiap orang tua adalah memiliki anak yang cerdas, sehingga dapat melalui masa-masa belajar dengan lancar. Sehingga berbagai upaya dilakukan orang tua untuk mencapai target tersebut, antara lain menambah jam belajar anak dan memilihkan sekolah yang terbaik menurut orang tua. Namun sekali lagi, upaya tersebut seringkali tidak membawa hasil yang sesuai degan keinginan orang tua. Masih saja ditemui anak-anak yang lambat dalam belajar, kurang daya juangnya, tidak disiplin menjalankan aktivitas harian mereka dan banyak lagi masalah yang dijumpai dalam pendidikan anak. Tak terkecuali peran guru di dalamnya, khususnya guru untuk usia dini. Kerap kali ditemukan di lembaga-lembaga pendidikan usia dini maupun TK, anak-anak yang masih belum matang tingkat emosional dan kinerja otak di usianya. Sehingga membuat para guru pun sedikit lebih sibuk menghadapi anak didik seperti itu, dan secara tidak langsung terlibat tidak hanya dalam perkembangan otaknya, tetapi juga pertumbuhan fisik anak yang merupakan tupoksi dari orang tua, bukan guru.

Maka dalam upaya untuk meningkatkan kualitas serta pemahaman proses perkembangan otak anak, Guru PAUD, TK dan SD kelas 1-3 Sekolah Albanna menyelenggarakan Workshop Pendampingan Tumbuh Kembang Anak Berbasis Kinerja Otak pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 lalu. Bertempat di aula TK Albanna, Sekolah Albanna mendatangkan praktisi Neurosains Terapan Dr. Anne Gracia dari Neurokinestetik.

Dalam kalimat pembukaanya, Dr. Anne Gracia menganalogikan bahwa pendidikan usia dini(pra-TK, maupun TK) adalah seperti memproduksi kendaraan, dengan harapan inputnya adalah mesin, baut, tools dan aksesoris lainnya buatan pabrik yang belum terakit. Kemudian dirakit/diproduksi(outputnya) menjadi kendaraan yang siap pakai. Namun, fakta yang terjadi di sekolah adalah yang diterima bukanlah mesin, baut, atau aksesoris lainnya yang sudah cetakan pabrik, melainkan masih dalam wujud biji besi, yang masih panjang proses pengolahannya sehingga menjadi mesin, baut dsb. Sehingga dengan analogi tersebut, masih banyak terjadi anak-anak yang belum matang secara kinerja otak dan orang tuanya tidak memahaminya namun sudah disekolahkan di pendidikan usia dini, yang kemudian pada prosesnya guru-guru yang terlibat ikut dalam tanggung jawab tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Beliau menekankan bahwa tupoksi guru adalah membantu pada tahapan tumbuh kembang otak sebagai alat utama pembelajaran dan emosional pergaulan.

Lebih lanjut, Dr. Anne menyatakan bahwa teori ini mengkhususkan diri untuk dapat membantu orang tua serta guru mengetahui secara spesifik profil kematangan anak. “Kita bisa lihat kematangan anak dari sudut pandang kematangan otak dan syaraf, kemampuan tiap anak akan berbeda-beda,” tuturnya. Perbedaan kemampuan itulah yang dapat digunakan sebagai tolak ukur para pendamping anak untuk mampu menyusun aktivitas agar bisa menyeimbangkan kemampuannya.

Workshop ini berjalan dengan antusiasme yang tinggi dari para guru Sekolah Albanna walaupun hanya dengan waktu yang singkat dari pukul 13.00 hingga 17.30 sore. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pendidikan Sekolah Albanna, Mashudi, S.Pd, MM. yang turut memberikan prakata di awal acara.

Semoga workshop ini memberikan manfaat yang besar untuk proses pendidikan di Sekolah Albanna, dan khususnya untuk pribadi para guru.

foto bersama guru dan Dr. Anne Gracia

ByHumas

Sekolah Albanna Menyambut Hari Pramuka 2018

Kami
Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudarmakan
Darmaku kubaktikan
Agar jaya Indonesia
Indonesia
Tanah airku
Kami jadi pandumu

-Hymne Pramuka-

Salam Pramuka!!!

Setelah diresmikan kelahirannya pada 14 Agustus 1961, hari ini Gerakan Pramuka telah menginjak usia ke-57. Pada hari ini, hampir seluruh siswa-siswi di sekolah di Indonesia mengenakan atribut pramuka, secara khusus Sekolah Albanna tercinta. Nuansa coklat membaur luas di sekitaran sekolah Albanna.

Semakin menambah keistimewaan hari ini, kakak-kakak dari dewan ambalan SMA Albanna pagi ini hadir lebih pagi guna menyambut kehadiran teman, maupun adik kelasnya. tak hanya menyambut, mereka juga turut mebantu dan menertibkan lalu lintas di sekitar Sekolah Albanna.

Sekolah Albanna, adalah sekolah yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan pramuka. Dengan jenjang unit pendidikan hingga menengah atas, jenjang level pramuka pun lengkap tersedia mulai dari siaga, penggalang hingga penegak. Beberapa prestasi pernah diraih mulai dari Lomba Tingkat 1 hingga 2 dan selalu ikut serta dalam tiap Jambore Nasional komunitas SIT oleh adik-adik penggalang Sekolah Albanna. Tak hanya prestasi dari sekolah saja, beberapa adik-adik dari penggalang maupun penegak pernah mengikuti PRINT (Perkemahan Internasional) di beberapa negara di Asia Tenggara.

Pendidikan pramuka merupakan pendidikan yang berbasis utama pada pendidikan karakter. Dengan makna dari Dasa Dharma Pramuka yang berisi 10 karakter luhur, para anggota pramuka diharapkan mampu menjadi generasi emas, berbudi luhur, penuh talenta dan kepedulian terutama kepada Bangsa dan Tanah Air.

“untuk membentuk karakter siswa-siswi sekolah itu ya berangkatnya dari jalan pramuka, selain juga karena pramuka sudah menjadi ektrsa wajib bagi sekolah-sekolah.” jelas IGN Gede Eka Wahyu, S.Ked. selaku Pembina Senior di Sekolah Albanna sekaligus Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (PINSAKODA) JSIT.

Gerakan Pramuka sendiri seperti dikutip di situs Wikipedia bahwa dalam sejarahnya, Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia sejatinya telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta yang keduanya merupakan cikal bakal kepanduan di Indonesia dengan sejarahnya yang panjang setelahnya. Hingga pada 14 Agustus 1961, dimulai dengan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, maka ditetapkanlah hari tersebut sebagai HARI PRAMUKA.

Semoga di masa mendatang Pramuka semakin Jaya, melahirkan banyak generasi hebat berkarakter yang turut membangun Negeri ini dengan karya dan pengabdiannya dan aspek utama PEREKAT NKRI.

Selamat HARI PRAMUKA!!

Kami Bangga Jadi Pramuka!!

Salam Praja Muda Karana!!!

 

ByHumas

Workshop Penguatan Kurikulum 2013

Kamis siang (10/08), SMP Albanna menyelenggarakan workshop kurikulum 2013 yang bertempat di Griya Qur’an Sekolah Albanna. Workshop ini diadakan dengan beberapa narasumber undangan dari pengawas SMP dan dari Disdikpora Denpasar yaitu Anom Sudarma, S.Pd, Ibu Ni Made Tirta Arianti, M.Pd. dan I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd dengan tujuan untuk merefresh, memberi penguatan tentang kurikulum 2013. Acara ini juga dikuti oleh delegasi dari SMP Tawakkal Denpasar.

Sejatinya Sekolah Albanna secara khusus SMP Albanna telah menerapkan kurikulum ini sejak tahun-tahun awal kurikulum ini disosilisasikan ke unit pendidikan di suluruh Indonesia. Hingga melalui beberapa tahapan revisi dari diknas, Sekolah Albanna tetap konsisten menerapkan kurikulum 2013 untuk pelajaran Nasional.

Seperti yang kita ketahui, kurikulum 2013 ini terkenal dengan metode “tematik”nya yang menggabungkan beberapa pelajaran nasional seperti Bahasa Indonesia, PKn, IPS, IPA, SBdP, dan Matematika. Dikutip dari Wikipedia tentang Kurikulum 2013, Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional (seperti PISA dan TIMSS) sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri. Kurikulum ini merupakan kurikulum tetap diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum-2006 (yang sering disebut sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/ KTSP) yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun

Ini adalah kali ke-3 SMP Albanna menyelenggarakan workshop yang bertemakan sama seperti saat ini. Dengan harapan agar selalu update tentang perubahan maupun modifikasi terbaru dari Diknas sehingga implementasi terhadap proses KBM dapat berjalan dengan baik dan mencapai indikator-indikator yang telah ditetapkan.

ByHumas

Albanna Peduli: Musibah Gempa Lombok

Minggu, 3 Agustus 2018 pukul 18.46 WIB, gempa berkekuatan 7 SR dengan potensi tsunami mengguncang Lombok Utara dan sekitarnya. Bahkan hingga pulau Bali. Gempa yang bertitik sekitar 27 kilometer timur laut Lombok Utara, NTB ini telah meluluhlantakkan sebagaian besar pemukiman warga dan infrastruktur lainnya terutama di daerah lombok. Hingga saat ini tercatat puluhan nyawa melayang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Sehingga membuka hati banyak pihak untuk berbela sungkawa.

Tak terkecuali, Keluarga Besar Sekolah Albanna Bali yang turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Sehingga, menginisiasi untuk menggalang bantuan yang berkerjasama dengan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali.

Penggalangan dana ini disosialisasikan dan dimulai ke semua unit pendidikan Sekolah Albanna, termasuk komite wali murid sejak senin (06/08).

Hari ini (09/08), SMA Albanna menggelar sholat ghoib untuk korban di Lombok dilanjutkan dengan penyerahan bantuan oleh Sekolah Albanna keseluruhan untuk musibah gempa di lombok oleh pihak DSM Bali yang  akan berangkat ke Lombok untuk mendistribusikan donasi yang telah terkumpul.

Semoga bantuan kita semua baik berupa barang, dana maupun doa dapat meringankan beban dan kesedihan saudara-saudara di lokasi bencana. Aamiin.

Untuk informasi bantuan selanjutnya, dapat menghubungi kantor Sekolah Albanna atau langsung melalui DSM Bali.

Sekolah Albanna Office
Jl. Tukad Yeh Ho 3, No.16, Denpasar
Telp. (0361) 236444
Email : info@albanna.sch,id

Rekening Donasi Dompet Sosial Madani Bali
Mandiri : 145 0010 417 273
BNI Syariah : 022 6075 639
a.n Yayasan Dompet Sosial Madani
Konfirmasi transfer 081237671819
Office : Jl. Diponegoro No.218, Denpasar