Monthly Archive September 2018

ByHumas

Pelatihan Manajemen Kelas Sekolah Albanna

Dua hari sebelum Talkshow Parenting, Management Sekolah Albanna juga mengadakan Pelatihan Manajemen Kelas. Training ini diperuntukkan seluruh guru mulai dari unit PAUD-TK sampai SMA Albanna. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, 21/09 untuk Guru SMP dan SMA, lalu tanggal 22/09 untuk Guru PAUD-TK dan SD di Griya Qur’an Sekola Albanna.

Acara Pelatihan yang dinarasumberi oleh Bapak Ruli Renata, S.Pd ini diikuti secara antusias oleh Bapak dan Ibu Guru Sekolah Albanna. Beliau berbagi pengalaman, teori dan tips dalam proses pembelajaran peserta didik, serta berdiskusi membahas permasalahan-permasalahan yang umum terjadi dalam dunia pendidikan.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Training Manajemen Kelas merupakan kegiatan rutin Sekolah Albanna untuk me-refresh dan menambah khazanah serta ilmu Bapak dan Ibu Guru dalam proses pendidikan siswa dan siswi di lingkungan Sekolah Albanna.

Galeri Foto

 

ByHumas

Talkshow Parenting : Menyiapkan Generasi Unggul di Zamannya

Minggu lalu, tepatnya tanggal 23 September 2018, Sekolah Albanna telah mengadakan acara talkshow parenting. Bertempat di Aula Hotel Oranjje Denpasar, Sekolah Albanna mengundang Bapak Ruli Renata, S.Pd dari Kediri dan Ustadz Nur Asyur Shata dari Jimbaran, Badung. Talkshow ini diikuti oleh lebih dari 300 wali murid mulai dari TK hingga SMA yang secara khusus diperuntukkan bagi wali murid baru tahun ajaran 2018-2019.

Dengan mengusung tema dasar “Mempersiapkan Generasi Unggul di Zamannya”, Parenting kali ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih baik dalam berkeluarga, utamanya dalam mendidik buah hati sehingga pada prosesnya dapat bersinergi dengan pola pendidikan di Sekolah Albanna.

Orang yang beriman adalah orang yang mempersiapkan masa depan. Dan mempersiapkan masa depan pasti ada sebuah perencanaan. Akan sangat mengkhawatirkan jika sebagai orang tua tidak tau akan kemana keluarga di bawa. Sebagai orang tua jangan pernah ingin anak baik jika orang tua tidak baik, seperti pepatah mengatakan cabang tidak akan tumbuh baik jika akarnya tidak baik. Pondasi utama kepribadian anak adalah keluarga. Zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu jadi tidak sesuai jika membandingkan pendidikan zaman dulu dan zaman sekarang. Seperti Qoul yang disampaikan oleh ‘Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”.

Tantangan mendidik buah hati di era digital ini semakin berat. Bukan disebabkan oleh perkembangan teknologinya, akan tetapi efek sosial dan gaya hidup akibat perkembangan teknologinya. Sehingga, pemahaman dan sinergitas pola pendidikan anak di rumah maupun di sekolah menjadi hal yang mutlak untuk pendidikan yang berkualitas. Maka dalam talkshow kali ini, narasumber berbaur dengan wali murid baru Sekolah Albanna untuk membahas dan mendiskusikan tentang teori dan kiat-kiat mendidik buah hati.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Ustadz Nur Asyur Shata, Beliau adalah tokoh agama di denpasar dan sekitarnya. Sebagai lulusan Ma’had Darul Hikmah Lampung dan Ma’had ‘Aliy Bangil, Ust. Nur Asyur telah berkecimpung di dunia pendidikan islam dan dakwah di Bali dalam waktu yang sangat lama. Beliau juga rutin memberikan konseling kepada keluarga-keluarga dan aktif sebagai Sekretaris IKADI Bali.

Acara Parenting ini merupakan agenda rutin Sekolah Albanna sebagai bentuk kepedulian dan sinergitas antara pola asuh anak di rumah dan pendidikan di sekolah. Sehingga pada akhirnya berpengaruh pada hasil pendidikan akademis maupun karakter yang selaras dengan visi dan misi Sekolah Albanna.

Galeri Foto

ByHumas

Sejarah Singkat Kesunnahan Puasa ‘Asyura dan Tasu’a

Masih di awal tahun baru hijriyah 1440, di bulan Muharram, umat muslim diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menambah nilai pahala dan ketakwaan dengan berpuasa pada 9 dan 10 Muharram, atau yang lebih dikenal dengan puasa tasu’a dan ‘asyura. Sama-sama menggunakan ‘adad tartibiy (hitungan bertingkat), lafadz tasu’a memiliki makna ke-sembilan, dan ‘asyura bermakna ke-sepuluh.

Dalam beberapa riwayat sejarah, banyak peristiwa besar terjadi di hari ke-sepuluh Muharrom. Di antaranya disebutkan sebagai berikut: (1) Nabi Adam ‘alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya. (2) Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan. (3) Selamatnya Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar. (4) Nabi Yusuf ‘alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah. (5) Nabi Yunus ‘alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan hiu. (6) Nabi Ayyub ‘alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan. (7) Nabi Musa ‘alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka, dan peristiwa ini menjadi alasan kaum Yahudi berpuasa ‘asyura.

Dalam perjelanannya, tidak serta merta Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini ke seluruh umatnya. Pada awalnya di Makkah, kaum Quraisy di masa jahiliyyah terbiasa puasa ‘asyura. termasuk Rasulullah SAW. Diriwayatkan, ‘Aisyah menuturkan: “Dahulu orang Quraisy berpuasa A’syuro pada masa jahiliyyah. Dan Nabi-pun berpuasa ‘Asyura pada masa jahiliyyah. Tatkala beliau hijrah ke Madinah, beliau tetap puasa ‘Asyura dan memerintahkan manusia juga untuk berpuasa. Ketika puasa Ramadhon telah diwajibkan, beliau berkata: “Bagi yang hendak puasa silakan, bagi yang tidak puasa, juga tidak mengapa” (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987).

Kemudian ketika Rasulullah tiba di Madinah, Beliau melihat orang Yahudi pun berpuasa di tanggal 10 bulan Muharram.  Ibnu Abbas berkata: “Nabi tiba di Madinah dan dia mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa A’syuro. Nabi bertanya: “Puasa apa ini?” Mereka menjawab: “Hari ini adalah hari yang baik, hari dimana Allah telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukurnya kepada Allah. Dan kami-pun ikut berpuasa. Nabi berkata: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”. Akhirnya Nabi berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa.

Lalu, bagaimana dengan tanggal 9 atau tasu’a? Hingga pada akhirnya, Rasulullah SAW memerintahkan untuk tidak hanya puasa pada hari A’syuro saja, namun juga menyertakan hari sebelumnya yaitu tanggal 9 (Tasu’a) agar berbeda dengan puasanya orang Yahudi. Dalam sebuah riwayat, Ibnu Abbas berkata: “Ketika Nabi puasa A’syuro dan beliau juga memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa. Para sahabat berkata: “Wahai Rasululloh, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashoro!! Maka Rasululloh berkata: “Kalau begitu, tahun depan Insya Allah kita puasa bersama tanggal sembelilannya juga”. Ibnu Abbas berkata: “Belum sampai tahun depan, beliau sudah wafat terlebih dahulu” (HR.Muslim: 1134)

Dengan dasar sejarah dan riwayat ini, maka kita sebagai umat islam masa ini, hendaknyalah melestarikan sunnah Rasulullah ini, selain sebagai tambahan nilai pahala yang besar juga sebagai syiar dan pendidikan untuk kemajuan generasi islam saat ini maupun di masa mendatang.

Selamat berpuasa!

ByHumas

Visitasi BAN-SM dalam rangka Akreditasi ke-2 SDIT Albanna

Sekolah merupakan suatu  lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut KBBI). Sebuah sekolah akan bermutu jika memiliki pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang yang sering kita dengar dengan proses akreditasi sekolah/madrasah. Demi untuk meningkatkan mutu dan berproses menjadi sekolah unggul, maka SDIT Albanna yang menjadi salah satu unit pendidikan di Sekolah Albanna menggelar kegiatan visitasi oleh Badan Akreditasi Nasional untuk Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dalam proses akreditasi sekolah. Gawe besar ini telah dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 03-04 September 2018 dengan assessor dari BAN-S/M Provinsi Bali yaitu Bapak I Nengah Arcana, S.Pd.SD, M.Pd. dan I Ketut Purna, S.Pd.

Selama sebulan terakhir, Tim Panitia Akreditasi SDIT Albanna bersama seluruh dewan guru bekerja keras dan saling bahu-membahu menyiapkan dan menyelesaikan berbagai kelengkapan dan instrumen persyaratan akreditasi. Proses visitasi ini sendiri dilakukan dengan tahapan-tahapan.  Tahapan pertama, wawancara dan penilaian tentang Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari 9 aspek, yaitu : Standar Isi, Standar Proses, Standar Kelulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian.  Tahapan ini digelar sehari penuh pada Senin, 03 September 2018. Kemudian di hari kedua, ada penilaian tentang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas-kelas.

Sebelumnya, SDIT Albanna telah melaksanakan akreditasi yang pertama pada tahun 2013 dan mendapatkan predikat yang sangat memuaskan yaitu A. Dengan pengertian, SDIT Albanna telah memenuhi dan melaksanakan proses pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidkan dengan sangat baik.

Kelancaran dan kesiapan dalam proses akreditasi kali ini juga mendapat dukungan dan bimbingan dari konsultan yaitu Bapak Drs. Nyoman Suka Jaya, M.M dan Pengawas Gugus, Ibu Dra. Ni Wayan Pinti Hariawati, M.Pd yang memimpin simulasi akreditasi 3 hari sebelumnya.

Program akreditasi sekolah ini diperbarui setiap 5 tahun sekali. Tujuan Pemerintah melakukan akreditasi adalah untuk menilai kelayakan program atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana  dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi. Maka dalam hal ini, Pemerintah menetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005 yang merupakan badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar  nasional pendidikan.

Semoga akreditasi kali ini mendapatkan nilai yang lebih baik sebagai bentuk penghargaan dan acuan kinerja pendidikan di SDIT Albanna, umumnya pada Sekolah Albanna secara keseluruhan.

Galeri Visitasi BAN-SM

Hari Pertama, Senin 03 September 2018

Hari Kedua, Selasa 04 September 2018

ByHumas

Lowongan Kerja Guru dan Staff Sekolah Albanna

Demi meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen Albanna School, kami membuka kesempatan bagi Anda yang memiliki passion dan talenta untuk bergabung dan berkembang bersama team Kami.

Formasi yang dibutuhkan :

1. Guru Olah Raga (Perempuan) untuk SMP dan SMA
2. Guru Al Qur’an
3. Staff Koperasi

🏅 KUALIFIKASI

a. Wanita (Guru Olahraga)
b. Pria/Wanita (No. 2 & 3)
c. Mampu bekerja dalam tim.
d. Memiliki motivasi yang tinggi
e. Memiliki sikap yang baik
f.  Memiliki pengalaman mengajar al qur’an (No. 2)
g. Mampu mengoperasikan komputer
h. Tidak merokok
i.  Memenuhi kriteria pendidikan sebagai berikut:

  • Min. S1 pendidikan olahraga (no.1)
  • Min. SMA (no. 2 dan 3)

Jika Anda termasuk dari yang disebutkan di atas dan tertarik untuk menjadi bagian dari Kami, kirimkan lamaran Anda ke kantor kami atau via email.

Office :
Jalan Tukad Teh Ho 3, No.16, Denpasar Timur, Telp. (0361) 236444.

Email :
info@albanna.sch.id