Author Archive Yayasan Albanna

ByYayasan Albanna

Albanna Mengenalkan Harmoni Budaya Nusantara Pada Siswa

Sekolah Albanna sebagai sekolah Islam di Bali tahun ini mengadakan Albanna Festival, Harmoni Budaya Nusantara, Denpasar 24 Maret 2018. Acara yang diikuti siswa ini diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Albanna.
Acara diisi dengan berbagai macam seni budaya dengan tujuan untuk melestarikan budaya nusantara. Selain itu juga untuk mengenalkan budaya nusantara kepada para siswa sejak dini.


“Dengan mengenal budaya nusantara yang beragam, diharapkan sejak dini ditanamkan maiset kepada anak untuk menjaga harmoni dalam keragaman Indonesia” jelas Saifuz, ketua Yayasan Albanna


Islam adalah agama yang menjunjung tinggi perbedaan suku dan budaya. Sebagai sekolah Islam di Bali tepatnya di Denpasar, memiliki tanggungjawab dalam mendidik para siswa untuk mengenal budaya dan menjaga harmoni.

ByYayasan Albanna

Pengumuman KBTK Albanna 2018

Assalamu’alaikum,

Berikut ini pengumuman untuk siswa KBTK Albanna dan petunjuk pembayaran, silahkan untuk disimak dengan teliti. Jika ada hal yang kurang jelas bisa menghubungi kami via telepon atau email. Untuk pengumumanversi PDF bisa didownload di bawah versi excell ini. Terimakasih

PENGUMUMAN HASIL TES SELEKSI CALON MURID BARU
PGTK ALBANNA
TAHUN AJARAN 2018/2019
NO NO. EDUPAY NO. FORM STATUS NO NO. EDUPAY NO. FORM STATUS
1 201801001 2488 DITERIMA 27 201801019 2354 DITERIMA
2 201601067 2099 DITERIMA 28 201801020 2408 DITERIMA
3 201801002 2388 DITERIMA 29 201701076 2452 DITERIMA
4 201801003 2263 DITERIMA 30 201801021 2151 DITERIMA
5 201801004 2232 DITERIMA 31 201801022 2500 DITERIMA
6 201701042 2459 DITERIMA 32 201701054 2347 DITERIMA
7 201601063 2387 DITERIMA 33 201801023 2123 DITERIMA
8 201801005 2230 DITERIMA 34 201801024 2337 DITERIMA
9 201801006 2102 DITERIMA 35 201701055 2353 DITERIMA
10 201701044 2389 DITERIMA 36 201801025 2265 DITERIMA
11 201701045 2197 DITERIMA 37 201801026 2485 DITERIMA
12 201801007 2362 DITERIMA 38 201801027 2288 DITERIMA
13 201701080 2331 DITERIMA 39 201801028 2275 DITERIMA
14 201701063 2442 DITERIMA 40 201801029 2376 DITERIMA
15 201801008 2258 DITERIMA 41 201801030 2116 DITERIMA
16 201801009 2513 DITERIMA 42 201801031 2181 DITERIMA
17 201801010 2512 DITERIMA 43 201801032 2491 DITERIMA
18 201801011 2218 DITERIMA 44 201801033 2393 DITERIMA
19 201801012 2339 DITERIMA 45 201801034 2446 DITERIMA
20 201801013 2228 DITERIMA 46 201801035 2501 DITERIMA
21 201801014 2516 DITERIMA 47 201801036 2206 DITERIMA
22 201801015 2494 DITERIMA 48 201801037 2412 DITERIMA
23 201701050 2161 DITERIMA 49 201701072 2398 DITERIMA
24 201801016 2274 DITERIMA 50 201601075 2457 DITERIMA
25 201801017 2476 DITERIMA 51 201601072 2325 DITERIMA
26 201801018 2495 DITERIMA

Versi PDF silahkan download disini

ByYayasan Albanna

MPLS Tahun Ajaran 2017/2018

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Albanna Tahun Ajaran 2017/2018.

Bertemakan:

“Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Kita Wujudkan Peserta Didik Berkarakter dalam Rangka Memperkokoh Rasa Kebangsaan”.

ByYayasan Albanna

Hari Pendidikan Nasional

Ajaran Kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara

Ing Ngarso Sung Tulodo artinya Ing ngarso itu didepan / dimuka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sung Tulodo adalah menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang – orang disekitarnya. Sehingga yang harus dipegang teguh oleh seseorang adalah kata suri tauladan.

Ing Madyo Mbangun Karso, Ing Madyo artinya di tengah-tengah, Mbangun berarti membangkitan atau menggugah dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari kata itu adalah seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat . Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kodusif untuk keamanan dan kenyamanan.

Demikian pula dengan kata Tut Wuri Handayani, Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Sehingga artinya Tut Wuri Handayani ialah seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh orang – orang disekitar kita menumbuhkan motivasi dan semangat.

Jadi secara tersirat Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani berarti figur seseorang yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar orang – orang disekitarnya dapat merasa situasi yang baik dan bersahabat . Sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat.

sumber : http://www.gudangmateri.com/

ByYayasan Albanna

Achievement Motivation Training II SD Albanna

Kegiatan rutin AMT (Achievement Motivation Training) SD Albanna untuk orangtua dan siswa, kini diadakan di GKN Renon I Denpasar pada hari Sabtu Tanggal 04 Nopember 2017.

kegiatan kali ini diisi oleh Trainer Nasional: Wawan Herdiansyah. Tujuan dari diadakannya AMT kali ini adalah untuk meningkatkan motivasi orangtua  dan siswa dalam rangka menghadapi Ujian Nasional dan kehidupan jangka panjang.

Foto

ByYayasan Albanna

Kegiatan Keterampilan Mahir Dasar Pramuka Albanna School

[image_with_animation image_url=”1350″]

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Sumber: Wikipedia

Model pelaksanaan ekstrakurikuler wajib kepramukaan dalam kurikulum 2013. Seiring dengan diberlakukannya kurikulum 2013, kepramukaan (latihan pramuka) ditetapkan menjadi ekstrakurikuler wajib di tingkat Sekolah Dasar (SD/MI), SMP dan MTs, serta SMA, MA, dan SMK. Sebagai ekstrakurikuler wajib, kepramukaan harus diikuti oleh seluruh peserta didik dalam sekolah tersebut. Karenanya, pelaksanaan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib dalam kurikulum 2013 diorganisasikan dalam model-model tertentu.

Penetapan kepramukaan sebagai ekstrakulrikuler wajib di tingkat Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Dalam Permen ini salah satunya mengatur tentang pengorganisasian model pelaksanaan ekstrakurikuler kepramukaan pada kurikulum 2014.

Sumber: Info Kurikulum 2013

Berdasarkan Info diatas, dapat disimpulkan bahwa betapa pentingnya kegiatan Kepramukaan untuk siswa dan guru.

Sehubungan dengan hal tersebut, Albanna School mengadakan Kegiatan KMD (Ketrampilan Mahir Dasar) Pramuka untuk Guru-guru sebagai Pembina Pramuka, yang di adakan di Albanna School pada tanggal 9 – 15 Januari 2017.

Dalam kegiatan KMD tahun ini, Albanna School mengundang Para Pembina/Pimpinan yang telah malang melintang dan berpengalaman di dunia Kepramukaan, sbb :

  1. Kakak Ahmad Fikri sebagai Kepala PINSAKONAS
  2. Kakak H. Rosyid sebagai Kepala PINSAKODA
  3. Kakak Doktor I Gusti Lanang Jelantik, Msi. Sebagai Kepala KWARTIR Cabang
  4. Kakak Soni Santoso dan Tim sebagai Kepala PUSDIKLAT Cabang

Tujuan diadakannya kegiatan KMD adalah untuk membentuk Pembina-pembina yang :

  1. Memiliki kompetensi Kepramukaan
  2. Memiliki kemampuan membina disegala jenjang
  3. Memahami organisasi Kepramukaan

“dalam kegiatan Kepramukaan harus didukung dengan Kompetensi Spiritual” Kakak Doktor I Gusti Lanang Jelantik, Msi. Kepala KWARTIR Cabang. Dalam kutipan tersebut, Kak Gusti menyampaikan bahwa Pramuka tidak hanya sebagai ekstrakurikuler wajib bagi siswa di kurikulum 2013, tetapi harus menunjukkan semangat dan kebersamaan dalam mengimplementasikan Pramukan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah Tegas dan Santun.

Semoga kegiatan KMD kali ini dapat di implementasikan dalam kegiatan sekolah dan aktifitas sehari-hari.

Foto

Salam Pramuka!

ByYayasan Albanna

Sejarah Panjang Hari Guru

JAKARTA – Setiap tahun, 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Hal itu ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Namun, ada sejarah panjang hingga akhirnya 25 November terpilih sebagai Hari Guru Nasional. Selain Hari Guru Nasional, 25 November 1945 juga ditetapkan sebagai hari lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

PGRI diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Sejalan dengan keadaan itu, maka selain PGHB berkembang pula organisasi guru bercorak keagamaan, kebangsaan, dan sebagainya.

Dua dekade berselang, nama PGHB diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya, kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang dulu selalu dijabat orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia.

Semangat perjuangan ini makin berkobar dan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kesadaran. Perjuangan guru tidak lagi perjuangan perbaikan nasib, tidak lagi perjuangan kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriak “merdeka.”

Sayang, pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang dan sekolah ditutup sehingga PGI tidak dapat lagi melakukan aktivitas. Namun, semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjadi dasar PGI untuk menggelar Kongres Guru Indonesia pada 24–25 November 1945 di Surakarta.

Melalaui kongres ini, segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Di dalam kongres inilah, tepatnya pada 25 November 1945, PGRI didirikan. Maka, sebagai penghormatan kepada para guru, pemerintah menetapkan hari lahir PGRI tersebut sebagai Hari Guru Nasional dan diperingati setiap tahun.

Sumber: okezone

ByYayasan Albanna

Studi Banding dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kegiatan Studi Banding dari Universitas Muhammadiyah Palangkarya.

Pada hari Kamis, 10 Nopember 2016

Bertempat di Griya Qur’an pada pukul 08.30 – 10.30.

Penyambutan didampingi langsung oleh Mashudi, S.Pd., MM. selaku Direktur Pendidikan Albanna School dan ditemani juga dengan guru-guru SD kelas 1 dan 2.

Besar harapan kami bahwa SDIT Albanna semakin maju dan dikenal oleh masyarakat luas. Aamiin..

ByYayasan Albanna

TALKSHOW PARENTING KE-3

Alhamdulilah, Segala Puji bagi Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya untuk kita semua. Kenikmatan yang tiada tara yang Allah telah berikan.

Atas izin Allah kami mengadakan event Talkshow Parenting ke-3 dengan tema “Konsep Pendampingan dan Pengasuhan Buah Hati dengan Nilai-Nilai Islami”.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran Acara yang kami adakan. Aamiin..