Category Archive Event Albanna

ByYayasan Albanna

Pengumuman Hasil Seleksi SD tahun 2019-2020

Assalamualaikum

Berikut pengumuman hasil seleksi calon peserta didik baru SD IT Albanna tahun ajaran 2019-2020.

ByYayasan Albanna

Jadwal Tes Peserta Didik Baru SMA 2019

Ayah Bunda, silahkan lihat dan amati jadwal tes berdasarkan nomor formulir. Berikut ini jadwal tes peserta didik baru tingkat SMA di Sekolah Albanna, silahkan dilihat dan bisa juga didownload. Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan silahkan menghubungi call center kami di 0818418444

ByYayasan Albanna

Jadwal Tes Peserta Didik Baru SMP IT Albanna 2019

Ayah Bunda, silahkan lihat dan amati jadwal tes berdasarkan nomor formulir. Berikut ini jadwal tes peserta didik baru tingkat SMP di Sekolah Albanna, silahkan dilihat dan bisa juga didownload. Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan silahkan menghubungi call center kami di 0818418444

ByHumas

Talkshow Parenting : Menyiapkan Generasi Unggul di Zamannya

Minggu lalu, tepatnya tanggal 23 September 2018, Sekolah Albanna telah mengadakan acara talkshow parenting. Bertempat di Aula Hotel Oranjje Denpasar, Sekolah Albanna mengundang Bapak Ruli Renata, S.Pd dari Kediri dan Ustadz Nur Asyur Shata dari Jimbaran, Badung. Talkshow ini diikuti oleh lebih dari 300 wali murid mulai dari TK hingga SMA yang secara khusus diperuntukkan bagi wali murid baru tahun ajaran 2018-2019.

Dengan mengusung tema dasar “Mempersiapkan Generasi Unggul di Zamannya”, Parenting kali ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih baik dalam berkeluarga, utamanya dalam mendidik buah hati sehingga pada prosesnya dapat bersinergi dengan pola pendidikan di Sekolah Albanna.

Orang yang beriman adalah orang yang mempersiapkan masa depan. Dan mempersiapkan masa depan pasti ada sebuah perencanaan. Akan sangat mengkhawatirkan jika sebagai orang tua tidak tau akan kemana keluarga di bawa. Sebagai orang tua jangan pernah ingin anak baik jika orang tua tidak baik, seperti pepatah mengatakan cabang tidak akan tumbuh baik jika akarnya tidak baik. Pondasi utama kepribadian anak adalah keluarga. Zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu jadi tidak sesuai jika membandingkan pendidikan zaman dulu dan zaman sekarang. Seperti Qoul yang disampaikan oleh ‘Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”.

Tantangan mendidik buah hati di era digital ini semakin berat. Bukan disebabkan oleh perkembangan teknologinya, akan tetapi efek sosial dan gaya hidup akibat perkembangan teknologinya. Sehingga, pemahaman dan sinergitas pola pendidikan anak di rumah maupun di sekolah menjadi hal yang mutlak untuk pendidikan yang berkualitas. Maka dalam talkshow kali ini, narasumber berbaur dengan wali murid baru Sekolah Albanna untuk membahas dan mendiskusikan tentang teori dan kiat-kiat mendidik buah hati.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Ustadz Nur Asyur Shata, Beliau adalah tokoh agama di denpasar dan sekitarnya. Sebagai lulusan Ma’had Darul Hikmah Lampung dan Ma’had ‘Aliy Bangil, Ust. Nur Asyur telah berkecimpung di dunia pendidikan islam dan dakwah di Bali dalam waktu yang sangat lama. Beliau juga rutin memberikan konseling kepada keluarga-keluarga dan aktif sebagai Sekretaris IKADI Bali.

Acara Parenting ini merupakan agenda rutin Sekolah Albanna sebagai bentuk kepedulian dan sinergitas antara pola asuh anak di rumah dan pendidikan di sekolah. Sehingga pada akhirnya berpengaruh pada hasil pendidikan akademis maupun karakter yang selaras dengan visi dan misi Sekolah Albanna.

Galeri Foto

ByHumas

Visitasi BAN-SM dalam rangka Akreditasi ke-2 SDIT Albanna

Sekolah merupakan suatu  lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut KBBI). Sebuah sekolah akan bermutu jika memiliki pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang yang sering kita dengar dengan proses akreditasi sekolah/madrasah. Demi untuk meningkatkan mutu dan berproses menjadi sekolah unggul, maka SDIT Albanna yang menjadi salah satu unit pendidikan di Sekolah Albanna menggelar kegiatan visitasi oleh Badan Akreditasi Nasional untuk Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dalam proses akreditasi sekolah. Gawe besar ini telah dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 03-04 September 2018 dengan assessor dari BAN-S/M Provinsi Bali yaitu Bapak I Nengah Arcana, S.Pd.SD, M.Pd. dan I Ketut Purna, S.Pd.

Selama sebulan terakhir, Tim Panitia Akreditasi SDIT Albanna bersama seluruh dewan guru bekerja keras dan saling bahu-membahu menyiapkan dan menyelesaikan berbagai kelengkapan dan instrumen persyaratan akreditasi. Proses visitasi ini sendiri dilakukan dengan tahapan-tahapan.  Tahapan pertama, wawancara dan penilaian tentang Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari 9 aspek, yaitu : Standar Isi, Standar Proses, Standar Kelulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian.  Tahapan ini digelar sehari penuh pada Senin, 03 September 2018. Kemudian di hari kedua, ada penilaian tentang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas-kelas.

Sebelumnya, SDIT Albanna telah melaksanakan akreditasi yang pertama pada tahun 2013 dan mendapatkan predikat yang sangat memuaskan yaitu A. Dengan pengertian, SDIT Albanna telah memenuhi dan melaksanakan proses pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidkan dengan sangat baik.

Kelancaran dan kesiapan dalam proses akreditasi kali ini juga mendapat dukungan dan bimbingan dari konsultan yaitu Bapak Drs. Nyoman Suka Jaya, M.M dan Pengawas Gugus, Ibu Dra. Ni Wayan Pinti Hariawati, M.Pd yang memimpin simulasi akreditasi 3 hari sebelumnya.

Program akreditasi sekolah ini diperbarui setiap 5 tahun sekali. Tujuan Pemerintah melakukan akreditasi adalah untuk menilai kelayakan program atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana  dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi. Maka dalam hal ini, Pemerintah menetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005 yang merupakan badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar  nasional pendidikan.

Semoga akreditasi kali ini mendapatkan nilai yang lebih baik sebagai bentuk penghargaan dan acuan kinerja pendidikan di SDIT Albanna, umumnya pada Sekolah Albanna secara keseluruhan.

Galeri Visitasi BAN-SM

Hari Pertama, Senin 03 September 2018

Hari Kedua, Selasa 04 September 2018

ByHumas

Qurban Tanda Cinta: Cinta Allah, Cinta Sesama

ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَالَ وَرَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَسَمَّى وَكَبَّرَ

Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata : “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).

Alhamdulillah, Puji Syukur kepada Allah SWT yang melimpahkan nikmat iman dan kebahagiaan kepada seluruh umat islam di penjuru dunia dalam suasana “Idul Adha Mubarak”, tak terkecuali Keluarga Besar Sekolah Albanna dan masyarkat sekitar. Sehari setelah pelaksanaan sholat ‘Idul Adha, yaitu pada Kamis, 23 Agustus 2018 M/11 Dzulhijjah 1439 H, Sekolah Albanna yang didukung oleh Dompet Sosial Madani Bali melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban. Bertempat di kawasan Sekolah Albanna, acara ini dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, osis SMP dan SMA, maupun masyarakat sekitar.

Tahun ini, Sekolah Albanna menerima total hewan kurban sebanyak 69 ekor, dengan rincian kambing 63 ekor, dan sapi 6 ekor. Pelaksanaan pemotongan dimulai pukul 07.15 WITA. Seluruh guru, pegawai, dan masyarakat sekitar turut bergotong-royong melaksanakan segala proses pemotongan hingga penyaluran. Penyaluran daging kurban dilakukan secara merata kepada pengkurban, guru dan pegawai, masyarakat sekitar, juga melalui DSM yang menyalurkan ke pelosok-pelosok daerah.

Hari raya ‘Idul Adha merupakan salah satu hari raya terbesar umat islam, bahkan lebih besar dari ‘Idul Adha. Kenapa? Karena berkenaan dengan pelaksanaan ibadah haji seluruh umat islam di dunia serta adanya ibadah udhiyah (kurban). Tak diragukan lagi, udhiyah adalah bentuk ibadah pada Allah dan pendekatan diri pada-Nya, juga dalam rangka mengikuti ajaran Nabi kita Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang tesambung dari sejarah besar dari Nabi Ibrahim AS. Kaum muslimin sesudah beliau pun melestarikan ibadah mulia ini yang telah menjadi bagian dari syari’at Islam.

Kegiatan ini diakhiri dengan santap siang bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proses udhiyah ini.

Semoga Allah SWT menerima kurban yang telah dikeluarkan, dan melimpahkan pahala yang besar kepada pengkurban, serta semua yang turut terlibat dengan niatan fi sabilillah dan harapan ridho Allah. Semoga Allah SWT menerima ibadah haji seluruh umat islam tahun ini dan menjadikannya haji yang mabrur. Aamiin.

ByHumas

Workshop Neurosains bersama Dr. Anne Gracia

We worry about what a child will become tomorrow,
yet we forget that he is someone today.
-Stacia Tauscher-

Pendidikan anak di usia dini sangatlah penting untuk dipahami. Bagaimana tidak, di masa ini banyak orang tua telah “menyibukkan” buah hatinya dengan berbagai kegiatan dengan ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya. Namun seringkali tahapan-tahapan dasar dalam tumbuh kembangnya terlewatkan dengan kesibukan atau aktifitas belajar yang tidak proporsional di usianya.

Tentu saja, keinginan setiap orang tua adalah memiliki anak yang cerdas, sehingga dapat melalui masa-masa belajar dengan lancar. Sehingga berbagai upaya dilakukan orang tua untuk mencapai target tersebut, antara lain menambah jam belajar anak dan memilihkan sekolah yang terbaik menurut orang tua. Namun sekali lagi, upaya tersebut seringkali tidak membawa hasil yang sesuai degan keinginan orang tua. Masih saja ditemui anak-anak yang lambat dalam belajar, kurang daya juangnya, tidak disiplin menjalankan aktivitas harian mereka dan banyak lagi masalah yang dijumpai dalam pendidikan anak. Tak terkecuali peran guru di dalamnya, khususnya guru untuk usia dini. Kerap kali ditemukan di lembaga-lembaga pendidikan usia dini maupun TK, anak-anak yang masih belum matang tingkat emosional dan kinerja otak di usianya. Sehingga membuat para guru pun sedikit lebih sibuk menghadapi anak didik seperti itu, dan secara tidak langsung terlibat tidak hanya dalam perkembangan otaknya, tetapi juga pertumbuhan fisik anak yang merupakan tupoksi dari orang tua, bukan guru.

Maka dalam upaya untuk meningkatkan kualitas serta pemahaman proses perkembangan otak anak, Guru PAUD, TK dan SD kelas 1-3 Sekolah Albanna menyelenggarakan Workshop Pendampingan Tumbuh Kembang Anak Berbasis Kinerja Otak pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 lalu. Bertempat di aula TK Albanna, Sekolah Albanna mendatangkan praktisi Neurosains Terapan Dr. Anne Gracia dari Neurokinestetik.

Dalam kalimat pembukaanya, Dr. Anne Gracia menganalogikan bahwa pendidikan usia dini(pra-TK, maupun TK) adalah seperti memproduksi kendaraan, dengan harapan inputnya adalah mesin, baut, tools dan aksesoris lainnya buatan pabrik yang belum terakit. Kemudian dirakit/diproduksi(outputnya) menjadi kendaraan yang siap pakai. Namun, fakta yang terjadi di sekolah adalah yang diterima bukanlah mesin, baut, atau aksesoris lainnya yang sudah cetakan pabrik, melainkan masih dalam wujud biji besi, yang masih panjang proses pengolahannya sehingga menjadi mesin, baut dsb. Sehingga dengan analogi tersebut, masih banyak terjadi anak-anak yang belum matang secara kinerja otak dan orang tuanya tidak memahaminya namun sudah disekolahkan di pendidikan usia dini, yang kemudian pada prosesnya guru-guru yang terlibat ikut dalam tanggung jawab tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Beliau menekankan bahwa tupoksi guru adalah membantu pada tahapan tumbuh kembang otak sebagai alat utama pembelajaran dan emosional pergaulan.

Lebih lanjut, Dr. Anne menyatakan bahwa teori ini mengkhususkan diri untuk dapat membantu orang tua serta guru mengetahui secara spesifik profil kematangan anak. “Kita bisa lihat kematangan anak dari sudut pandang kematangan otak dan syaraf, kemampuan tiap anak akan berbeda-beda,” tuturnya. Perbedaan kemampuan itulah yang dapat digunakan sebagai tolak ukur para pendamping anak untuk mampu menyusun aktivitas agar bisa menyeimbangkan kemampuannya.

Workshop ini berjalan dengan antusiasme yang tinggi dari para guru Sekolah Albanna walaupun hanya dengan waktu yang singkat dari pukul 13.00 hingga 17.30 sore. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pendidikan Sekolah Albanna, Mashudi, S.Pd, MM. yang turut memberikan prakata di awal acara.

Semoga workshop ini memberikan manfaat yang besar untuk proses pendidikan di Sekolah Albanna, dan khususnya untuk pribadi para guru.

foto bersama guru dan Dr. Anne Gracia

ByHumas

Sekolah Albanna Menyambut Hari Pramuka 2018

Kami
Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudarmakan
Darmaku kubaktikan
Agar jaya Indonesia
Indonesia
Tanah airku
Kami jadi pandumu

-Hymne Pramuka-

Salam Pramuka!!!

Setelah diresmikan kelahirannya pada 14 Agustus 1961, hari ini Gerakan Pramuka telah menginjak usia ke-57. Pada hari ini, hampir seluruh siswa-siswi di sekolah di Indonesia mengenakan atribut pramuka, secara khusus Sekolah Albanna tercinta. Nuansa coklat membaur luas di sekitaran sekolah Albanna.

Semakin menambah keistimewaan hari ini, kakak-kakak dari dewan ambalan SMA Albanna pagi ini hadir lebih pagi guna menyambut kehadiran teman, maupun adik kelasnya. tak hanya menyambut, mereka juga turut mebantu dan menertibkan lalu lintas di sekitar Sekolah Albanna.

Sekolah Albanna, adalah sekolah yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan pramuka. Dengan jenjang unit pendidikan hingga menengah atas, jenjang level pramuka pun lengkap tersedia mulai dari siaga, penggalang hingga penegak. Beberapa prestasi pernah diraih mulai dari Lomba Tingkat 1 hingga 2 dan selalu ikut serta dalam tiap Jambore Nasional komunitas SIT oleh adik-adik penggalang Sekolah Albanna. Tak hanya prestasi dari sekolah saja, beberapa adik-adik dari penggalang maupun penegak pernah mengikuti PRINT (Perkemahan Internasional) di beberapa negara di Asia Tenggara.

Pendidikan pramuka merupakan pendidikan yang berbasis utama pada pendidikan karakter. Dengan makna dari Dasa Dharma Pramuka yang berisi 10 karakter luhur, para anggota pramuka diharapkan mampu menjadi generasi emas, berbudi luhur, penuh talenta dan kepedulian terutama kepada Bangsa dan Tanah Air.

“untuk membentuk karakter siswa-siswi sekolah itu ya berangkatnya dari jalan pramuka, selain juga karena pramuka sudah menjadi ektrsa wajib bagi sekolah-sekolah.” jelas IGN Gede Eka Wahyu, S.Ked. selaku Pembina Senior di Sekolah Albanna sekaligus Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (PINSAKODA) JSIT.

Gerakan Pramuka sendiri seperti dikutip di situs Wikipedia bahwa dalam sejarahnya, Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia sejatinya telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta yang keduanya merupakan cikal bakal kepanduan di Indonesia dengan sejarahnya yang panjang setelahnya. Hingga pada 14 Agustus 1961, dimulai dengan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, maka ditetapkanlah hari tersebut sebagai HARI PRAMUKA.

Semoga di masa mendatang Pramuka semakin Jaya, melahirkan banyak generasi hebat berkarakter yang turut membangun Negeri ini dengan karya dan pengabdiannya dan aspek utama PEREKAT NKRI.

Selamat HARI PRAMUKA!!

Kami Bangga Jadi Pramuka!!

Salam Praja Muda Karana!!!

 

ByHumas

Kerajaan Dongeng di TKIT Albanna

Pagi yang cerah, secerah hati siswa-siswi dan para guru TKIT Albanna. Karena pada pagi hari ini tadi, Kak Wawan datang berkunjung. So, siapa sih Kak Wawan itu? Kenapa semua gembira karena kedatangannya? tik tok…tik tok… Yupppss.. Beliau adalah Kak Wawan dari Kerajaan Dongeng yang terkenal itu lho. Wah, pagi-pagi sudah didongengin cerita, pasti excited banget kan? Agar ikut gembira, Yuk kita ikuti keseruannya!

Kak Wawan saat mendongeng di TKIT Albanna

Kamis, 26 Juli 2018, TKIT Albanna yang bekerjasama dengan Lembaga Dompet Sosial Madani (DSM), mengadakan kegiatan Dongeng Kemanusiaan Bantu Sekolah yang di sampaikan oleh Kak Wawan dari Kerajaan Dongeng. Dengan setting acara yang sederhana, anak-anak dan para asatidznya tetap mengikuti dengan sangat antusias. Tema dongeng kali ini adalah “berani ke sekolah”.

Dengan pembawaan yang lucu dan ceria, Kak Wawan memulai dongennya tentang si aziz kecil dengan menirukan suara-suara burung yang menggambarkan suasana di pagi hari di sekitar rumah aziz. Tokoh aziz ini sendiri adalah seorang anak pra-sekolah yang termotivasi untuk segera bersekolah.

Kak Wawan menyampaikan dongeng dengan bahasa, gesture(gerakan tubuh), mimik wajah serta gimmick-gimmick yang menghibur, namun tetap memberi pesan moral yang utama yaitu motivasi untuk belajar dan berani masuk sekolah. Siswa-siswi TKIT Albanna terlihat khusyu’ menyimak dongeng sambil sesekali tertawa dan mengikuti gerakan Kak Wawan ketika bercerita.

Kak Wawan dengan salah satu tokoh bonekanya yang disebut “si kakek”

Selain mendengarkan dongeng, anak-anak juga diajari dan diajak untuk bersedekah, berbagi rezeki diakhir kegiatan tersebut yang difasilitasi oleh DSM. DSM sendiri adalah lembaga sosial terpercaya yang berkomitmen pada sosial kemanusiaan dan sudah terlibat dalam berbagai hal bantuan kemanusiaan baik tingkat nasional maupun internasional.

Well, mudah-mudahan kisah dari Kak Wawan bermanfaat dan menginspirasi anak-anak TK Albanna supaya lebih giat belajar. Makasih ya Kak Wawan dan DSM. See you next time!!(hby).

“to be inspired is great, to inspire is incredible..”

ByHumas

MUQOYYAM AL QUR’AN DAN TES DIAGNOSTIK SMAIT ALBANNA

Menyambung kegiatan MPLS di pekan pertama yang seru dan berwawasan, di pekan kedua SMAIT Albanna mengadakan kegiatan Muqoyyam Al Qur’an dan Tes Diagnostik. Kegiatan ini diselenggrakan oleh pihak sekolah berkolaborasi dengan team Al Qur’an “UMMI” SMA dan diikuti secara bergiliran oleh seluruh jenjang kelas mulai dari kelas X sampai XII. Dimulai pada tanggal 23 Juli 2018, program ini akan berlangsung selama satu pekan. Untuk kegiatan muqoyyam ini ditujukan untuk menguatkan kembali bacaan Al Qur’an siswa-siswi SMAIT Albanna setalah masa liburan.

salah satu kajian dalam Muqoyyam Qur’an

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Sekolah SMAIT Albanna, Ibu Rury Subiantoro, S.Pt, M.Pd bahwa sebagai sekolah yang memiliki salah satu program utama yaitu Tahfidzul Qur’an, maka kegiatan muqoyyam ini berfungsi untuk merefresh pelajaran dan standar bacaan al qur’an siswa siswi setelah masa liburan, serta menuntaskan bacaan bagi yang belum selesai sebelum mereka memulai tahap tahfidz. ” Jadi sebelum mengawali semua pelajaran, dari awal mereka harus selesaikan dulu bacaannya, memperbaki hafalannya yang lupa, dan mengingatkan kembali tentang bacaan Qur’an yang telah dipelajari,” kata Ibu Rury.

“Dan untuk kelas X, karena asalnya beragam ada yang dari luar albanna, dari sekolah negeri, kalau bisa kita samakan terlebih dahulu sehingga semangat untuk belajar Al Qur’annya sama, sebegai pemanasan sebelum memulai pembelajaran”, lanjutnya.

Program muqoyyam ini diisi dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan Al Qur’an, seperti muroja’ah, setoran bacaan, setoran hafalan, dan kajian-kajian mengenai Al Qur’an.

Moqoyyam al qur’an sendiri adalah kegiatan yang sudah rutin diadakan tiap tahunnya oleh masing-masing unit pendidikan Yayasan Albanna. Dengan metode belajar al qur’an “UMMI” siswa –siswi dididik untuk menguasai baca dan hafal al qur’an dengan sangat baik. Jenjang level yang komplit dan kontinuitas, membuat metode UMMI memiliki pembelajaran yang terstruktur dengan kompleks, sehingga memudahkan para murid untuk menguasai bacaan al qur’an.

Tes Diagnostik

Berbeda halnya dengan muqoyyam, tes diagnostik ini diperuntukkan untuk siswa kelas XI dan XII saja. Tes ini difungsikan sebagai pemetaan awal untuk mengukur kemampuan akademis siswa-siswi sehingga dapat dijadikan acuan kebutuhan belajar peserta didik selama satu tahun pelajaran.

suasana tes diagnostik di salah satu ruangan SMAIT Albanna

” tes ini untuk mengetahui kondisi awal, update-nya, terutama kelas XI dan XII. Untuk kelas XII, kita pakai sebagai data awal sebelum melaksanakan bimbel untuk mengetahui kondisi peserta didik, kekurangannya dimana, dan untuk kelas XI nya, agar bisa tahu, bisa menata jauh-jauh hari kebutuhan belajar masing-masing,  sebelum memasuki kelas XII, jadi dimulai dari kelas XI sekarang,” jawab Ibu Rury ketika ditanya tentang tujuan tes diagnostik tersebut.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah kepada civitas SMAIT Albanna, umumnya seluruh Yayasan Albanna. Aamiin.(hby)