Category Archive Event SD IT Albanna

ByYayasan Albanna

Pengumuman Hasil Seleksi SD tahun 2019-2020

Assalamualaikum

Berikut pengumuman hasil seleksi calon peserta didik baru SD IT Albanna tahun ajaran 2019-2020.

ByHumas

Kegiatan Tengah Semester 1 SD Albanna

Hai, Sobat Albanna..

Tanggal 1 – 3 Oktober 2018 lalu, SD Albanna mengadakan Kegiatan Tengah Semester 1. Agenda ini adalah agenda rutin tiap semester yang tercantum dalam kurikulum SD Albanna yang diselenggarakan setelah Penilaian Tengah Semester (Mid Semester). KTS ini selalu dikemas dengan berbagai macam kegiatan menarik dan tentunya juga memiliki unsur pembelajaran untuk siswa dan siswi SD Albanna. Kali ini, Agenda ini diisi dengan 4 macam kegiatan. Apa saja?

  • Cinta Sholat

Sesuai dengan namanya, Kegiatan ini berisi materi dan praktik tentang ibadah sholat. Dalam kesempatan ini, Ust.H.Rosyid Ridho, S.Pd. diundang sebagai narasumber. Cinta Sholat ini dimaksudkan untuk me-refresh dan menambah pengetahuan serta mengevaluasi aktifitas ibadah siswa dan siswi khususnya ibadah sholat.

Kenapa sholat? bukan puasa,haji atau yang lainnya? Karena sholat adalah amal pertama yang akan dihitung dalam perjalanan hisab seorang manusia di alam akhirat dan merupakan pondasi pengukur akan kebaikan dan keburukan seluruh amal seorang manusia. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir pada tanggal 1 dan 2 Oktober oleh seluruh siswa dan siswi SD Albanna.

  • Gardening (Menghias Kerajinan)

Dalam kegiatan ini, siswa dan siswi diajak untuk bersikap peduli terhadap lingkungan. Salah satunya dengan bercocok tanam dan menghias kebun sekitar sekolah. Acara ini hanya diikuti oleh siswa-siswi kelas 4 – 6.

  • Cooking Day

Jika Gardening hanya diperuntukkan siswa dan siswi kelas 4-6, maka kegiatan satu ini khusus untuk adik-adik kelas mereka yaitu kelas 1-3. Acara masak-memasak ini dilakukan di kelas masing-masing. Dengan bantuan dan pantuan guru kelasnya, anak-anak diinspirasi untuk membuat ataupun menghias berbagai jenis makanan dan minuman.

  • Outing Class

Inilah kegiatan yang hampir selalu dinanti-nantikan siswa dan siswi dalam kegiatan KTS. Kenapa? Karena dalam kegiatan ini, mereka bisa mengeksplor pengetahuan dan kesenangan mereka di luar kelas. Semua jenjang kelas paralel memiliki tujuan kegiatan serta lokasi berpergian berbeda-beda. Dan itu ditentukan dalam musyawarah tiap satuan paralel. Kegiatan ini secara serentak dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober dengan rincian tujuan:
1. Kelas 1 : Bali Fun World

2. Kelas 2 : Kebun Raya Bedugul

3. Kelas 3 : Taman Kupu-Kupu dan Bukit Jati Waterboom

4. Kelas 4 : POD di Mengwi

5. Kelas 5 : Dreamland Waterpark

6. Kelas 6 : Agrowisata Ulat Sutra

Seru dan menyenangkan bukan?

Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat oleh siswa dan siswi selama Kegiatan Tengah Semester memberikan dampak positif terhadap perjalanan pembelajaran siswa dan siswi di SD Albanna. ^^

ByHumas

Talkshow Parenting : Menyiapkan Generasi Unggul di Zamannya

Minggu lalu, tepatnya tanggal 23 September 2018, Sekolah Albanna telah mengadakan acara talkshow parenting. Bertempat di Aula Hotel Oranjje Denpasar, Sekolah Albanna mengundang Bapak Ruli Renata, S.Pd dari Kediri dan Ustadz Nur Asyur Shata dari Jimbaran, Badung. Talkshow ini diikuti oleh lebih dari 300 wali murid mulai dari TK hingga SMA yang secara khusus diperuntukkan bagi wali murid baru tahun ajaran 2018-2019.

Dengan mengusung tema dasar “Mempersiapkan Generasi Unggul di Zamannya”, Parenting kali ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih baik dalam berkeluarga, utamanya dalam mendidik buah hati sehingga pada prosesnya dapat bersinergi dengan pola pendidikan di Sekolah Albanna.

Orang yang beriman adalah orang yang mempersiapkan masa depan. Dan mempersiapkan masa depan pasti ada sebuah perencanaan. Akan sangat mengkhawatirkan jika sebagai orang tua tidak tau akan kemana keluarga di bawa. Sebagai orang tua jangan pernah ingin anak baik jika orang tua tidak baik, seperti pepatah mengatakan cabang tidak akan tumbuh baik jika akarnya tidak baik. Pondasi utama kepribadian anak adalah keluarga. Zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu jadi tidak sesuai jika membandingkan pendidikan zaman dulu dan zaman sekarang. Seperti Qoul yang disampaikan oleh ‘Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”.

Tantangan mendidik buah hati di era digital ini semakin berat. Bukan disebabkan oleh perkembangan teknologinya, akan tetapi efek sosial dan gaya hidup akibat perkembangan teknologinya. Sehingga, pemahaman dan sinergitas pola pendidikan anak di rumah maupun di sekolah menjadi hal yang mutlak untuk pendidikan yang berkualitas. Maka dalam talkshow kali ini, narasumber berbaur dengan wali murid baru Sekolah Albanna untuk membahas dan mendiskusikan tentang teori dan kiat-kiat mendidik buah hati.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Ustadz Nur Asyur Shata, Beliau adalah tokoh agama di denpasar dan sekitarnya. Sebagai lulusan Ma’had Darul Hikmah Lampung dan Ma’had ‘Aliy Bangil, Ust. Nur Asyur telah berkecimpung di dunia pendidikan islam dan dakwah di Bali dalam waktu yang sangat lama. Beliau juga rutin memberikan konseling kepada keluarga-keluarga dan aktif sebagai Sekretaris IKADI Bali.

Acara Parenting ini merupakan agenda rutin Sekolah Albanna sebagai bentuk kepedulian dan sinergitas antara pola asuh anak di rumah dan pendidikan di sekolah. Sehingga pada akhirnya berpengaruh pada hasil pendidikan akademis maupun karakter yang selaras dengan visi dan misi Sekolah Albanna.

Galeri Foto

ByHumas

Visitasi BAN-SM dalam rangka Akreditasi ke-2 SDIT Albanna

Sekolah merupakan suatu  lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut KBBI). Sebuah sekolah akan bermutu jika memiliki pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang yang sering kita dengar dengan proses akreditasi sekolah/madrasah. Demi untuk meningkatkan mutu dan berproses menjadi sekolah unggul, maka SDIT Albanna yang menjadi salah satu unit pendidikan di Sekolah Albanna menggelar kegiatan visitasi oleh Badan Akreditasi Nasional untuk Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dalam proses akreditasi sekolah. Gawe besar ini telah dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 03-04 September 2018 dengan assessor dari BAN-S/M Provinsi Bali yaitu Bapak I Nengah Arcana, S.Pd.SD, M.Pd. dan I Ketut Purna, S.Pd.

Selama sebulan terakhir, Tim Panitia Akreditasi SDIT Albanna bersama seluruh dewan guru bekerja keras dan saling bahu-membahu menyiapkan dan menyelesaikan berbagai kelengkapan dan instrumen persyaratan akreditasi. Proses visitasi ini sendiri dilakukan dengan tahapan-tahapan.  Tahapan pertama, wawancara dan penilaian tentang Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari 9 aspek, yaitu : Standar Isi, Standar Proses, Standar Kelulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian.  Tahapan ini digelar sehari penuh pada Senin, 03 September 2018. Kemudian di hari kedua, ada penilaian tentang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas-kelas.

Sebelumnya, SDIT Albanna telah melaksanakan akreditasi yang pertama pada tahun 2013 dan mendapatkan predikat yang sangat memuaskan yaitu A. Dengan pengertian, SDIT Albanna telah memenuhi dan melaksanakan proses pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidkan dengan sangat baik.

Kelancaran dan kesiapan dalam proses akreditasi kali ini juga mendapat dukungan dan bimbingan dari konsultan yaitu Bapak Drs. Nyoman Suka Jaya, M.M dan Pengawas Gugus, Ibu Dra. Ni Wayan Pinti Hariawati, M.Pd yang memimpin simulasi akreditasi 3 hari sebelumnya.

Program akreditasi sekolah ini diperbarui setiap 5 tahun sekali. Tujuan Pemerintah melakukan akreditasi adalah untuk menilai kelayakan program atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana  dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi. Maka dalam hal ini, Pemerintah menetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005 yang merupakan badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar  nasional pendidikan.

Semoga akreditasi kali ini mendapatkan nilai yang lebih baik sebagai bentuk penghargaan dan acuan kinerja pendidikan di SDIT Albanna, umumnya pada Sekolah Albanna secara keseluruhan.

Galeri Visitasi BAN-SM

Hari Pertama, Senin 03 September 2018

Hari Kedua, Selasa 04 September 2018

ByHumas

Qurban Tanda Cinta: Cinta Allah, Cinta Sesama

ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَالَ وَرَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَسَمَّى وَكَبَّرَ

Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata : “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).

Alhamdulillah, Puji Syukur kepada Allah SWT yang melimpahkan nikmat iman dan kebahagiaan kepada seluruh umat islam di penjuru dunia dalam suasana “Idul Adha Mubarak”, tak terkecuali Keluarga Besar Sekolah Albanna dan masyarkat sekitar. Sehari setelah pelaksanaan sholat ‘Idul Adha, yaitu pada Kamis, 23 Agustus 2018 M/11 Dzulhijjah 1439 H, Sekolah Albanna yang didukung oleh Dompet Sosial Madani Bali melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban. Bertempat di kawasan Sekolah Albanna, acara ini dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, osis SMP dan SMA, maupun masyarakat sekitar.

Tahun ini, Sekolah Albanna menerima total hewan kurban sebanyak 69 ekor, dengan rincian kambing 63 ekor, dan sapi 6 ekor. Pelaksanaan pemotongan dimulai pukul 07.15 WITA. Seluruh guru, pegawai, dan masyarakat sekitar turut bergotong-royong melaksanakan segala proses pemotongan hingga penyaluran. Penyaluran daging kurban dilakukan secara merata kepada pengkurban, guru dan pegawai, masyarakat sekitar, juga melalui DSM yang menyalurkan ke pelosok-pelosok daerah.

Hari raya ‘Idul Adha merupakan salah satu hari raya terbesar umat islam, bahkan lebih besar dari ‘Idul Adha. Kenapa? Karena berkenaan dengan pelaksanaan ibadah haji seluruh umat islam di dunia serta adanya ibadah udhiyah (kurban). Tak diragukan lagi, udhiyah adalah bentuk ibadah pada Allah dan pendekatan diri pada-Nya, juga dalam rangka mengikuti ajaran Nabi kita Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang tesambung dari sejarah besar dari Nabi Ibrahim AS. Kaum muslimin sesudah beliau pun melestarikan ibadah mulia ini yang telah menjadi bagian dari syari’at Islam.

Kegiatan ini diakhiri dengan santap siang bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proses udhiyah ini.

Semoga Allah SWT menerima kurban yang telah dikeluarkan, dan melimpahkan pahala yang besar kepada pengkurban, serta semua yang turut terlibat dengan niatan fi sabilillah dan harapan ridho Allah. Semoga Allah SWT menerima ibadah haji seluruh umat islam tahun ini dan menjadikannya haji yang mabrur. Aamiin.

ByHumas

Workshop Neurosains bersama Dr. Anne Gracia

We worry about what a child will become tomorrow,
yet we forget that he is someone today.
-Stacia Tauscher-

Pendidikan anak di usia dini sangatlah penting untuk dipahami. Bagaimana tidak, di masa ini banyak orang tua telah “menyibukkan” buah hatinya dengan berbagai kegiatan dengan ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya. Namun seringkali tahapan-tahapan dasar dalam tumbuh kembangnya terlewatkan dengan kesibukan atau aktifitas belajar yang tidak proporsional di usianya.

Tentu saja, keinginan setiap orang tua adalah memiliki anak yang cerdas, sehingga dapat melalui masa-masa belajar dengan lancar. Sehingga berbagai upaya dilakukan orang tua untuk mencapai target tersebut, antara lain menambah jam belajar anak dan memilihkan sekolah yang terbaik menurut orang tua. Namun sekali lagi, upaya tersebut seringkali tidak membawa hasil yang sesuai degan keinginan orang tua. Masih saja ditemui anak-anak yang lambat dalam belajar, kurang daya juangnya, tidak disiplin menjalankan aktivitas harian mereka dan banyak lagi masalah yang dijumpai dalam pendidikan anak. Tak terkecuali peran guru di dalamnya, khususnya guru untuk usia dini. Kerap kali ditemukan di lembaga-lembaga pendidikan usia dini maupun TK, anak-anak yang masih belum matang tingkat emosional dan kinerja otak di usianya. Sehingga membuat para guru pun sedikit lebih sibuk menghadapi anak didik seperti itu, dan secara tidak langsung terlibat tidak hanya dalam perkembangan otaknya, tetapi juga pertumbuhan fisik anak yang merupakan tupoksi dari orang tua, bukan guru.

Maka dalam upaya untuk meningkatkan kualitas serta pemahaman proses perkembangan otak anak, Guru PAUD, TK dan SD kelas 1-3 Sekolah Albanna menyelenggarakan Workshop Pendampingan Tumbuh Kembang Anak Berbasis Kinerja Otak pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 lalu. Bertempat di aula TK Albanna, Sekolah Albanna mendatangkan praktisi Neurosains Terapan Dr. Anne Gracia dari Neurokinestetik.

Dalam kalimat pembukaanya, Dr. Anne Gracia menganalogikan bahwa pendidikan usia dini(pra-TK, maupun TK) adalah seperti memproduksi kendaraan, dengan harapan inputnya adalah mesin, baut, tools dan aksesoris lainnya buatan pabrik yang belum terakit. Kemudian dirakit/diproduksi(outputnya) menjadi kendaraan yang siap pakai. Namun, fakta yang terjadi di sekolah adalah yang diterima bukanlah mesin, baut, atau aksesoris lainnya yang sudah cetakan pabrik, melainkan masih dalam wujud biji besi, yang masih panjang proses pengolahannya sehingga menjadi mesin, baut dsb. Sehingga dengan analogi tersebut, masih banyak terjadi anak-anak yang belum matang secara kinerja otak dan orang tuanya tidak memahaminya namun sudah disekolahkan di pendidikan usia dini, yang kemudian pada prosesnya guru-guru yang terlibat ikut dalam tanggung jawab tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Beliau menekankan bahwa tupoksi guru adalah membantu pada tahapan tumbuh kembang otak sebagai alat utama pembelajaran dan emosional pergaulan.

Lebih lanjut, Dr. Anne menyatakan bahwa teori ini mengkhususkan diri untuk dapat membantu orang tua serta guru mengetahui secara spesifik profil kematangan anak. “Kita bisa lihat kematangan anak dari sudut pandang kematangan otak dan syaraf, kemampuan tiap anak akan berbeda-beda,” tuturnya. Perbedaan kemampuan itulah yang dapat digunakan sebagai tolak ukur para pendamping anak untuk mampu menyusun aktivitas agar bisa menyeimbangkan kemampuannya.

Workshop ini berjalan dengan antusiasme yang tinggi dari para guru Sekolah Albanna walaupun hanya dengan waktu yang singkat dari pukul 13.00 hingga 17.30 sore. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pendidikan Sekolah Albanna, Mashudi, S.Pd, MM. yang turut memberikan prakata di awal acara.

Semoga workshop ini memberikan manfaat yang besar untuk proses pendidikan di Sekolah Albanna, dan khususnya untuk pribadi para guru.

foto bersama guru dan Dr. Anne Gracia

ByHumas

Sekolah Albanna Menyambut Hari Pramuka 2018

Kami
Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudarmakan
Darmaku kubaktikan
Agar jaya Indonesia
Indonesia
Tanah airku
Kami jadi pandumu

-Hymne Pramuka-

Salam Pramuka!!!

Setelah diresmikan kelahirannya pada 14 Agustus 1961, hari ini Gerakan Pramuka telah menginjak usia ke-57. Pada hari ini, hampir seluruh siswa-siswi di sekolah di Indonesia mengenakan atribut pramuka, secara khusus Sekolah Albanna tercinta. Nuansa coklat membaur luas di sekitaran sekolah Albanna.

Semakin menambah keistimewaan hari ini, kakak-kakak dari dewan ambalan SMA Albanna pagi ini hadir lebih pagi guna menyambut kehadiran teman, maupun adik kelasnya. tak hanya menyambut, mereka juga turut mebantu dan menertibkan lalu lintas di sekitar Sekolah Albanna.

Sekolah Albanna, adalah sekolah yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan pramuka. Dengan jenjang unit pendidikan hingga menengah atas, jenjang level pramuka pun lengkap tersedia mulai dari siaga, penggalang hingga penegak. Beberapa prestasi pernah diraih mulai dari Lomba Tingkat 1 hingga 2 dan selalu ikut serta dalam tiap Jambore Nasional komunitas SIT oleh adik-adik penggalang Sekolah Albanna. Tak hanya prestasi dari sekolah saja, beberapa adik-adik dari penggalang maupun penegak pernah mengikuti PRINT (Perkemahan Internasional) di beberapa negara di Asia Tenggara.

Pendidikan pramuka merupakan pendidikan yang berbasis utama pada pendidikan karakter. Dengan makna dari Dasa Dharma Pramuka yang berisi 10 karakter luhur, para anggota pramuka diharapkan mampu menjadi generasi emas, berbudi luhur, penuh talenta dan kepedulian terutama kepada Bangsa dan Tanah Air.

“untuk membentuk karakter siswa-siswi sekolah itu ya berangkatnya dari jalan pramuka, selain juga karena pramuka sudah menjadi ektrsa wajib bagi sekolah-sekolah.” jelas IGN Gede Eka Wahyu, S.Ked. selaku Pembina Senior di Sekolah Albanna sekaligus Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (PINSAKODA) JSIT.

Gerakan Pramuka sendiri seperti dikutip di situs Wikipedia bahwa dalam sejarahnya, Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia sejatinya telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta yang keduanya merupakan cikal bakal kepanduan di Indonesia dengan sejarahnya yang panjang setelahnya. Hingga pada 14 Agustus 1961, dimulai dengan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, maka ditetapkanlah hari tersebut sebagai HARI PRAMUKA.

Semoga di masa mendatang Pramuka semakin Jaya, melahirkan banyak generasi hebat berkarakter yang turut membangun Negeri ini dengan karya dan pengabdiannya dan aspek utama PEREKAT NKRI.

Selamat HARI PRAMUKA!!

Kami Bangga Jadi Pramuka!!

Salam Praja Muda Karana!!!

 

ByHumas

Albanna Peduli: Musibah Gempa Lombok

Minggu, 3 Agustus 2018 pukul 18.46 WIB, gempa berkekuatan 7 SR dengan potensi tsunami mengguncang Lombok Utara dan sekitarnya. Bahkan hingga pulau Bali. Gempa yang bertitik sekitar 27 kilometer timur laut Lombok Utara, NTB ini telah meluluhlantakkan sebagaian besar pemukiman warga dan infrastruktur lainnya terutama di daerah lombok. Hingga saat ini tercatat puluhan nyawa melayang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Sehingga membuka hati banyak pihak untuk berbela sungkawa.

Tak terkecuali, Keluarga Besar Sekolah Albanna Bali yang turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Sehingga, menginisiasi untuk menggalang bantuan yang berkerjasama dengan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali.

Penggalangan dana ini disosialisasikan dan dimulai ke semua unit pendidikan Sekolah Albanna, termasuk komite wali murid sejak senin (06/08).

Hari ini (09/08), SMA Albanna menggelar sholat ghoib untuk korban di Lombok dilanjutkan dengan penyerahan bantuan oleh Sekolah Albanna keseluruhan untuk musibah gempa di lombok oleh pihak DSM Bali yang  akan berangkat ke Lombok untuk mendistribusikan donasi yang telah terkumpul.

Semoga bantuan kita semua baik berupa barang, dana maupun doa dapat meringankan beban dan kesedihan saudara-saudara di lokasi bencana. Aamiin.

Untuk informasi bantuan selanjutnya, dapat menghubungi kantor Sekolah Albanna atau langsung melalui DSM Bali.

Sekolah Albanna Office
Jl. Tukad Yeh Ho 3, No.16, Denpasar
Telp. (0361) 236444
Email : info@albanna.sch,id

Rekening Donasi Dompet Sosial Madani Bali
Mandiri : 145 0010 417 273
BNI Syariah : 022 6075 639
a.n Yayasan Dompet Sosial Madani
Konfirmasi transfer 081237671819
Office : Jl. Diponegoro No.218, Denpasar

ByHumas

Keseruan MPLS bagi Peserta Didik baru di Albanna School

Assalamualaikum,

Wahai para Sahabat Albanna, Pekan pertama masuk sekolah di Yayasan Albanna telah berlalu. Siswa dan siswi seluruh unit pendidikan di Yayasan Albanna mulai dari KB-TK sampai SMA sudah memulai aktivitas mereka kembali di sekolah tercintanya. Dan tentunya, perhatian utama kita tertuju kepada peserta didik baru yang akan memulai petualangan belajarnya di Yayasan Albanna. Setiap unit pendidikan mengadakan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS mulai tanggal 16-20 Juli 2018. Apa saja sih kegiatan MPLS mereka? Ingin tahu keseruannya? Let’s cekidot!

KB-TKIT

KB-TK Albanna menyambut siswa siswi baru dengan suasana yang sederhana, cair, dan ceria. MPLS pun dilalui dengan berbagai macam kegiatan baik outdoor maupun di dalam kelas. Had a very nice day!

penyambutan siswa siswi baru dan pembukaan MPLS di TKIT Albanna

 

SDIT

Suasana yang meriah dan istimewa hadir di lingkungan SDIT Albanna di hari pertama. Bagaimana tidak, dengan tema profesi, para guru menyambut para siswa-siswinya dengan berpakaian ala profesional di bidangnya, ada dokter,  arsitek, pilot, akademisi, koki dan banyak lagi. Belum lagi dengan iringan musik hadrah yang mengalun merdu dan dinamis. Well, tampaknya ini menjadi first day yang sangat berkesan bagi siswa siswi SDIT Albanna.

suasana halaman SDIT saat penyambutan siswa-siswi baru

kepala sekolah SDIT Albanna mengiringi rombongan siswa siswi baru

 

SMPIT

SMPIT Albanna menyambut siswa-siswi baru kelas VII dan membuka MPLS dengan formal style, yaitu dengan upacara di GOR Albanna School. Acara ini diakhiri dengan mushofahah antara guru dan murid. Well done!

suasana upacara penyambutan siswa siswi baru SMPIT Albanna

SMAIT

Nah, sedangkan SMAIT Albanna, mengadakan MPLS selama satu pekan pembelajaran yang dikemas dengan acara yang cool, elegant, and knowledgeable. Mulai dari sosialisasi dari kepolisian, kemudian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyuluhan kesehatan dari puskemas Denpasar Timur sekaligus inspeksi ke masyarakat tentang kebersihan dan jentik dan sosialisasi ekstrakurikuler. Well, semoga bermanfaat ya!

sosialisasi oleh kepolisian

sosialisasi oleh BPBD

penyuluhan puskesmas dan sosialisasi ekstrakurikuler

inspeksi oleh siswa-siswi bersama puskesmas ke warga sekitar

 

Well, that’s all we had one week ago. Seru kan? Untuk siswa-siswi baru semoga lancar proses adaptasi belajarnya dan sukses selalu untuk seluruh civitas Albanna. Aamiin.

Jangan lupa, Stay tuned disini ya untuk mendapatkan informasi dan cerita-cerita baru dari sekolah tercinta kita.(hby)

Wassalam.

 

ByYayasan Albanna

Studi Banding dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kegiatan Studi Banding dari Universitas Muhammadiyah Palangkarya.

Pada hari Kamis, 10 Nopember 2016

Bertempat di Griya Qur’an pada pukul 08.30 – 10.30.

Penyambutan didampingi langsung oleh Mashudi, S.Pd., MM. selaku Direktur Pendidikan Albanna School dan ditemani juga dengan guru-guru SD kelas 1 dan 2.

Besar harapan kami bahwa SDIT Albanna semakin maju dan dikenal oleh masyarakat luas. Aamiin..