Category Archive News Albanna

ByYayasan Albanna

Pengumuman Hasil Seleksi SD tahun 2019-2020

Assalamualaikum

Berikut pengumuman hasil seleksi calon peserta didik baru SD IT Albanna tahun ajaran 2019-2020.

ByYayasan Albanna

Jadwal Tes Peserta Didik Baru SMP IT Albanna 2019

Ayah Bunda, silahkan lihat dan amati jadwal tes berdasarkan nomor formulir. Berikut ini jadwal tes peserta didik baru tingkat SMP di Sekolah Albanna, silahkan dilihat dan bisa juga didownload. Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan silahkan menghubungi call center kami di 0818418444

ByHumas

Pelatihan Manajemen Kelas Sekolah Albanna

Dua hari sebelum Talkshow Parenting, Management Sekolah Albanna juga mengadakan Pelatihan Manajemen Kelas. Training ini diperuntukkan seluruh guru mulai dari unit PAUD-TK sampai SMA Albanna. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, 21/09 untuk Guru SMP dan SMA, lalu tanggal 22/09 untuk Guru PAUD-TK dan SD di Griya Qur’an Sekola Albanna.

Acara Pelatihan yang dinarasumberi oleh Bapak Ruli Renata, S.Pd ini diikuti secara antusias oleh Bapak dan Ibu Guru Sekolah Albanna. Beliau berbagi pengalaman, teori dan tips dalam proses pembelajaran peserta didik, serta berdiskusi membahas permasalahan-permasalahan yang umum terjadi dalam dunia pendidikan.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Training Manajemen Kelas merupakan kegiatan rutin Sekolah Albanna untuk me-refresh dan menambah khazanah serta ilmu Bapak dan Ibu Guru dalam proses pendidikan siswa dan siswi di lingkungan Sekolah Albanna.

Galeri Foto

 

ByHumas

Talkshow Parenting : Menyiapkan Generasi Unggul di Zamannya

Minggu lalu, tepatnya tanggal 23 September 2018, Sekolah Albanna telah mengadakan acara talkshow parenting. Bertempat di Aula Hotel Oranjje Denpasar, Sekolah Albanna mengundang Bapak Ruli Renata, S.Pd dari Kediri dan Ustadz Nur Asyur Shata dari Jimbaran, Badung. Talkshow ini diikuti oleh lebih dari 300 wali murid mulai dari TK hingga SMA yang secara khusus diperuntukkan bagi wali murid baru tahun ajaran 2018-2019.

Dengan mengusung tema dasar “Mempersiapkan Generasi Unggul di Zamannya”, Parenting kali ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih baik dalam berkeluarga, utamanya dalam mendidik buah hati sehingga pada prosesnya dapat bersinergi dengan pola pendidikan di Sekolah Albanna.

Orang yang beriman adalah orang yang mempersiapkan masa depan. Dan mempersiapkan masa depan pasti ada sebuah perencanaan. Akan sangat mengkhawatirkan jika sebagai orang tua tidak tau akan kemana keluarga di bawa. Sebagai orang tua jangan pernah ingin anak baik jika orang tua tidak baik, seperti pepatah mengatakan cabang tidak akan tumbuh baik jika akarnya tidak baik. Pondasi utama kepribadian anak adalah keluarga. Zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu jadi tidak sesuai jika membandingkan pendidikan zaman dulu dan zaman sekarang. Seperti Qoul yang disampaikan oleh ‘Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”.

Tantangan mendidik buah hati di era digital ini semakin berat. Bukan disebabkan oleh perkembangan teknologinya, akan tetapi efek sosial dan gaya hidup akibat perkembangan teknologinya. Sehingga, pemahaman dan sinergitas pola pendidikan anak di rumah maupun di sekolah menjadi hal yang mutlak untuk pendidikan yang berkualitas. Maka dalam talkshow kali ini, narasumber berbaur dengan wali murid baru Sekolah Albanna untuk membahas dan mendiskusikan tentang teori dan kiat-kiat mendidik buah hati.

Ustadz Ruli Renata adalah asesor SDM BNSP, Head of National Network Development Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan KABID Kerja Sama Internasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Beliau telah mengunjungi 34 Provinsi di seluruh Indonesia baik sebagai narasumber maupun dalam kegiatan sosial dan juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi Regional maupun Nasional. Sebagai pendidik pun beliau memiliki beberapa lembaga pendidikan di kediri, salah satunya Rumah Tahfidz Balita At Tashdiq.

Ustadz Nur Asyur Shata, Beliau adalah tokoh agama di denpasar dan sekitarnya. Sebagai lulusan Ma’had Darul Hikmah Lampung dan Ma’had ‘Aliy Bangil, Ust. Nur Asyur telah berkecimpung di dunia pendidikan islam dan dakwah di Bali dalam waktu yang sangat lama. Beliau juga rutin memberikan konseling kepada keluarga-keluarga dan aktif sebagai Sekretaris IKADI Bali.

Acara Parenting ini merupakan agenda rutin Sekolah Albanna sebagai bentuk kepedulian dan sinergitas antara pola asuh anak di rumah dan pendidikan di sekolah. Sehingga pada akhirnya berpengaruh pada hasil pendidikan akademis maupun karakter yang selaras dengan visi dan misi Sekolah Albanna.

Galeri Foto

ByHumas

Sejarah Singkat Kesunnahan Puasa ‘Asyura dan Tasu’a

Masih di awal tahun baru hijriyah 1440, di bulan Muharram, umat muslim diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menambah nilai pahala dan ketakwaan dengan berpuasa pada 9 dan 10 Muharram, atau yang lebih dikenal dengan puasa tasu’a dan ‘asyura. Sama-sama menggunakan ‘adad tartibiy (hitungan bertingkat), lafadz tasu’a memiliki makna ke-sembilan, dan ‘asyura bermakna ke-sepuluh.

Dalam beberapa riwayat sejarah, banyak peristiwa besar terjadi di hari ke-sepuluh Muharrom. Di antaranya disebutkan sebagai berikut: (1) Nabi Adam ‘alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya. (2) Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan. (3) Selamatnya Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar. (4) Nabi Yusuf ‘alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah. (5) Nabi Yunus ‘alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan hiu. (6) Nabi Ayyub ‘alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan. (7) Nabi Musa ‘alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka, dan peristiwa ini menjadi alasan kaum Yahudi berpuasa ‘asyura.

Dalam perjelanannya, tidak serta merta Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini ke seluruh umatnya. Pada awalnya di Makkah, kaum Quraisy di masa jahiliyyah terbiasa puasa ‘asyura. termasuk Rasulullah SAW. Diriwayatkan, ‘Aisyah menuturkan: “Dahulu orang Quraisy berpuasa A’syuro pada masa jahiliyyah. Dan Nabi-pun berpuasa ‘Asyura pada masa jahiliyyah. Tatkala beliau hijrah ke Madinah, beliau tetap puasa ‘Asyura dan memerintahkan manusia juga untuk berpuasa. Ketika puasa Ramadhon telah diwajibkan, beliau berkata: “Bagi yang hendak puasa silakan, bagi yang tidak puasa, juga tidak mengapa” (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987).

Kemudian ketika Rasulullah tiba di Madinah, Beliau melihat orang Yahudi pun berpuasa di tanggal 10 bulan Muharram.  Ibnu Abbas berkata: “Nabi tiba di Madinah dan dia mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa A’syuro. Nabi bertanya: “Puasa apa ini?” Mereka menjawab: “Hari ini adalah hari yang baik, hari dimana Allah telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukurnya kepada Allah. Dan kami-pun ikut berpuasa. Nabi berkata: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”. Akhirnya Nabi berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa.

Lalu, bagaimana dengan tanggal 9 atau tasu’a? Hingga pada akhirnya, Rasulullah SAW memerintahkan untuk tidak hanya puasa pada hari A’syuro saja, namun juga menyertakan hari sebelumnya yaitu tanggal 9 (Tasu’a) agar berbeda dengan puasanya orang Yahudi. Dalam sebuah riwayat, Ibnu Abbas berkata: “Ketika Nabi puasa A’syuro dan beliau juga memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa. Para sahabat berkata: “Wahai Rasululloh, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashoro!! Maka Rasululloh berkata: “Kalau begitu, tahun depan Insya Allah kita puasa bersama tanggal sembelilannya juga”. Ibnu Abbas berkata: “Belum sampai tahun depan, beliau sudah wafat terlebih dahulu” (HR.Muslim: 1134)

Dengan dasar sejarah dan riwayat ini, maka kita sebagai umat islam masa ini, hendaknyalah melestarikan sunnah Rasulullah ini, selain sebagai tambahan nilai pahala yang besar juga sebagai syiar dan pendidikan untuk kemajuan generasi islam saat ini maupun di masa mendatang.

Selamat berpuasa!

ByHumas

Qurban Tanda Cinta: Cinta Allah, Cinta Sesama

ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَالَ وَرَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَسَمَّى وَكَبَّرَ

Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata : “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).

Alhamdulillah, Puji Syukur kepada Allah SWT yang melimpahkan nikmat iman dan kebahagiaan kepada seluruh umat islam di penjuru dunia dalam suasana “Idul Adha Mubarak”, tak terkecuali Keluarga Besar Sekolah Albanna dan masyarkat sekitar. Sehari setelah pelaksanaan sholat ‘Idul Adha, yaitu pada Kamis, 23 Agustus 2018 M/11 Dzulhijjah 1439 H, Sekolah Albanna yang didukung oleh Dompet Sosial Madani Bali melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban. Bertempat di kawasan Sekolah Albanna, acara ini dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, osis SMP dan SMA, maupun masyarakat sekitar.

Tahun ini, Sekolah Albanna menerima total hewan kurban sebanyak 69 ekor, dengan rincian kambing 63 ekor, dan sapi 6 ekor. Pelaksanaan pemotongan dimulai pukul 07.15 WITA. Seluruh guru, pegawai, dan masyarakat sekitar turut bergotong-royong melaksanakan segala proses pemotongan hingga penyaluran. Penyaluran daging kurban dilakukan secara merata kepada pengkurban, guru dan pegawai, masyarakat sekitar, juga melalui DSM yang menyalurkan ke pelosok-pelosok daerah.

Hari raya ‘Idul Adha merupakan salah satu hari raya terbesar umat islam, bahkan lebih besar dari ‘Idul Adha. Kenapa? Karena berkenaan dengan pelaksanaan ibadah haji seluruh umat islam di dunia serta adanya ibadah udhiyah (kurban). Tak diragukan lagi, udhiyah adalah bentuk ibadah pada Allah dan pendekatan diri pada-Nya, juga dalam rangka mengikuti ajaran Nabi kita Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang tesambung dari sejarah besar dari Nabi Ibrahim AS. Kaum muslimin sesudah beliau pun melestarikan ibadah mulia ini yang telah menjadi bagian dari syari’at Islam.

Kegiatan ini diakhiri dengan santap siang bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proses udhiyah ini.

Semoga Allah SWT menerima kurban yang telah dikeluarkan, dan melimpahkan pahala yang besar kepada pengkurban, serta semua yang turut terlibat dengan niatan fi sabilillah dan harapan ridho Allah. Semoga Allah SWT menerima ibadah haji seluruh umat islam tahun ini dan menjadikannya haji yang mabrur. Aamiin.

ByHumas

Sekolah Albanna Menyambut Hari Pramuka 2018

Kami
Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudarmakan
Darmaku kubaktikan
Agar jaya Indonesia
Indonesia
Tanah airku
Kami jadi pandumu

-Hymne Pramuka-

Salam Pramuka!!!

Setelah diresmikan kelahirannya pada 14 Agustus 1961, hari ini Gerakan Pramuka telah menginjak usia ke-57. Pada hari ini, hampir seluruh siswa-siswi di sekolah di Indonesia mengenakan atribut pramuka, secara khusus Sekolah Albanna tercinta. Nuansa coklat membaur luas di sekitaran sekolah Albanna.

Semakin menambah keistimewaan hari ini, kakak-kakak dari dewan ambalan SMA Albanna pagi ini hadir lebih pagi guna menyambut kehadiran teman, maupun adik kelasnya. tak hanya menyambut, mereka juga turut mebantu dan menertibkan lalu lintas di sekitar Sekolah Albanna.

Sekolah Albanna, adalah sekolah yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan pramuka. Dengan jenjang unit pendidikan hingga menengah atas, jenjang level pramuka pun lengkap tersedia mulai dari siaga, penggalang hingga penegak. Beberapa prestasi pernah diraih mulai dari Lomba Tingkat 1 hingga 2 dan selalu ikut serta dalam tiap Jambore Nasional komunitas SIT oleh adik-adik penggalang Sekolah Albanna. Tak hanya prestasi dari sekolah saja, beberapa adik-adik dari penggalang maupun penegak pernah mengikuti PRINT (Perkemahan Internasional) di beberapa negara di Asia Tenggara.

Pendidikan pramuka merupakan pendidikan yang berbasis utama pada pendidikan karakter. Dengan makna dari Dasa Dharma Pramuka yang berisi 10 karakter luhur, para anggota pramuka diharapkan mampu menjadi generasi emas, berbudi luhur, penuh talenta dan kepedulian terutama kepada Bangsa dan Tanah Air.

“untuk membentuk karakter siswa-siswi sekolah itu ya berangkatnya dari jalan pramuka, selain juga karena pramuka sudah menjadi ektrsa wajib bagi sekolah-sekolah.” jelas IGN Gede Eka Wahyu, S.Ked. selaku Pembina Senior di Sekolah Albanna sekaligus Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (PINSAKODA) JSIT.

Gerakan Pramuka sendiri seperti dikutip di situs Wikipedia bahwa dalam sejarahnya, Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia sejatinya telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta yang keduanya merupakan cikal bakal kepanduan di Indonesia dengan sejarahnya yang panjang setelahnya. Hingga pada 14 Agustus 1961, dimulai dengan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, maka ditetapkanlah hari tersebut sebagai HARI PRAMUKA.

Semoga di masa mendatang Pramuka semakin Jaya, melahirkan banyak generasi hebat berkarakter yang turut membangun Negeri ini dengan karya dan pengabdiannya dan aspek utama PEREKAT NKRI.

Selamat HARI PRAMUKA!!

Kami Bangga Jadi Pramuka!!

Salam Praja Muda Karana!!!

 

ByHumas

Workshop Penguatan Kurikulum 2013

Kamis siang (10/08), SMP Albanna menyelenggarakan workshop kurikulum 2013 yang bertempat di Griya Qur’an Sekolah Albanna. Workshop ini diadakan dengan beberapa narasumber undangan dari pengawas SMP dan dari Disdikpora Denpasar yaitu Anom Sudarma, S.Pd, Ibu Ni Made Tirta Arianti, M.Pd. dan I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd dengan tujuan untuk merefresh, memberi penguatan tentang kurikulum 2013. Acara ini juga dikuti oleh delegasi dari SMP Tawakkal Denpasar.

Sejatinya Sekolah Albanna secara khusus SMP Albanna telah menerapkan kurikulum ini sejak tahun-tahun awal kurikulum ini disosilisasikan ke unit pendidikan di suluruh Indonesia. Hingga melalui beberapa tahapan revisi dari diknas, Sekolah Albanna tetap konsisten menerapkan kurikulum 2013 untuk pelajaran Nasional.

Seperti yang kita ketahui, kurikulum 2013 ini terkenal dengan metode “tematik”nya yang menggabungkan beberapa pelajaran nasional seperti Bahasa Indonesia, PKn, IPS, IPA, SBdP, dan Matematika. Dikutip dari Wikipedia tentang Kurikulum 2013, Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional (seperti PISA dan TIMSS) sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri. Kurikulum ini merupakan kurikulum tetap diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum-2006 (yang sering disebut sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/ KTSP) yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun

Ini adalah kali ke-3 SMP Albanna menyelenggarakan workshop yang bertemakan sama seperti saat ini. Dengan harapan agar selalu update tentang perubahan maupun modifikasi terbaru dari Diknas sehingga implementasi terhadap proses KBM dapat berjalan dengan baik dan mencapai indikator-indikator yang telah ditetapkan.

ByYayasan Albanna

Albanna Mengenalkan Harmoni Budaya Nusantara Pada Siswa

Sekolah Albanna sebagai sekolah Islam di Bali tahun ini mengadakan Albanna Festival, Harmoni Budaya Nusantara, Denpasar 24 Maret 2018. Acara yang diikuti siswa ini diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Albanna.
Acara diisi dengan berbagai macam seni budaya dengan tujuan untuk melestarikan budaya nusantara. Selain itu juga untuk mengenalkan budaya nusantara kepada para siswa sejak dini.


“Dengan mengenal budaya nusantara yang beragam, diharapkan sejak dini ditanamkan maiset kepada anak untuk menjaga harmoni dalam keragaman Indonesia” jelas Saifuz, ketua Yayasan Albanna


Islam adalah agama yang menjunjung tinggi perbedaan suku dan budaya. Sebagai sekolah Islam di Bali tepatnya di Denpasar, memiliki tanggungjawab dalam mendidik para siswa untuk mengenal budaya dan menjaga harmoni.